Cara Menentukan Grade Daging Wagyu Jepang!

Di Indonesia, daging wagyu Jepang terbilang cukup populer. Selain karena selalu dihidangkan sebagai makanan mewah, daging wagyu juga dibanderol dengan harga yang “wah”! Para pecinta daging khususnya, biasa memilih daging wagyu Jepang grade A5. Tak jarang, sebagian orang bertanya-tanya. Apakah makna dibalik “A5” ini? Bagaimana cara menentukan kualitas dan grade dari daging wagyu Jepang? Untuk lebih jelasnya, yuk kita simak ulasan berikut ini yah!

Grade Daging Wagyu Jepang
Sumber : pixabay.com ( Wagyu by Jason Goh)

Daging wagyu Jepang sangat populer di dunia karena cita rasa yang lezat dan sensasi meleleh di mulut ketika disantap. Kenikmatan yang dihasilkan ini tidak secara tiba-tiba hadir tanpa adanya proses selama pemeliharaan yang luar biasa. Untuk tahu lebih jauh dapat membaca Proses Perawatan Sapi Wagyu Jepang, Penghasil Daging Sapi Premium.

Cara Menentukan Kualitas dan Grade Daging Wagyu Jepang

Japan Meat Grading Association (JMGA) melakukan proses penilaian pada daging wagyu. Dengan kata lain, lembaga ini pula yang menetapkan standar dalam menentukan kualitas dan gradenya. Ada dua aspek yang menjadi tolak ukur penilaian, yaitu Yield  Grade dan Quality Grade.

Grade Daging Wagyu Jepang
Sumber : brosur JMGA

Yield  Grade (YG) adalah penilaian berdasarkan jumlah daging pada karkas. Aspek ini diberi label huruf A, B, C.

  • A artinya daging terbaik dengan presentase 72% ke atas. Kemudian berasal dari sapi wagyu murni.
  • B artinya daging dengan presentase 69% ke atas dan berasal dari sapi wagyu persilangan.
  • C artinya daging dengan presentase kurang dari 69%. Lalu berasal dari sapi Angus atau Wholstein.

Sedangkan Quality Grade (QG) merupakan penilaian yang diwakilkan oleh angka 1, 2, 3, 4, dan 5. Pemberian angka ini menyesuaikan dengan kualitas daging wagyu berdasarkan marbling, warna dan kecerahan daging. Setelah itu, penilaian ini dilihat juga dari tekstur dan kepadatan daging, serta warna lemak. Angka 1 menunjukkan grade daging dengan kualitas terendah dan angka 5 menunjukkan kualitas terbaik.

Beef Marbling Score (BMS) menjadi salah satu penentu kualitas dan grade daging wagyu pada Quality Grade. Skor dimulai dari angka 1 hingga 12.

  • 1 dan 2 menjadikan daging masuk ke QG kelas 1 dan 2;
  • 3 dan 4 masuk ke QG kelas 3;
  • 5-7 masuk ke QG kelas 4;
  • dan finally nomor 8 hingga 12 menjadikan daging masuk ke QG  kelas 5 sebagai grade dan kualitas terbaik.
Kesimpulan Kelas Daging Wagyu Jepang

Nah, itulah dia pemaparan mengenai cara mengetahui bagaimana menentukan grade dan kualitas daging wagyu Jepang. Jadi, sudah tidak penasaran kan darimana datangnya istilah daging wagyu grade A5?

Leave a Reply

0
Scroll to Top