Sapi Beefmaster Sapi Unggulan Kombinasi Brahman Hereford dan Shorthorn

Tahukah Anda bahwa di dunia ini banyak sekali jenis sapi hasil persilangan? Salah satunya adalah sapi Beefmaster. Sapi yang satu ini diketahui berasal dari perkawinan silang antara tiga trah leluhur yaitu Brahman, Hereford dan Shorthorn.

Hasil persilangan ini didapatkan jenis sapi pedaging unggulan yang bagus dan besar. Ingin tahu lebih mendalam mengenai jenis sapi persilangan yang satu ini? Berikut ringkasannya.

Asal Usul Sapi Beefmaster

Tidak diragukan lagi, negara maju seperti Amerika Serikat dan Australia memang unggul dalam menghasilkan jenis sapi-sapi berkualitas tinggi. Salah satunya adalah sapi Beefmaster yang diperoleh dari hasil persilangan tiga jenis sapi indukan.

Sapi andalan Amerika Serikat ini dikembangkan oleh Ed Lasater dan anaknya Tom Lasater pada sekitar tahun 1930 an. Induk sapi ini adalah sapi Brahman jantan dengan Hereford betina dan Shorthorn betina.

Komposisi gen dari ketiga induknya ini belum begitu jelas. Namun dipercaya bahwa Beefmaster membawa 50 persen gen Brahman, 25 persen Hereford dan 25 persen Shorthorn. Itulah mengapa secara penampilan fisik, Beefmaster masih lebih mirip dan condong pada fisik Brahman.

Sapi ini ditetapkan sebagai jenis atau varietas sapi baru sejak tahun 1954 an. Sapi ini menghasilkan dua keuntungan yaitu dari daging dan susunya. Dagingnya didapatkan dari Brahman dan Hereford sedang kualitas susunya didapatkan dari Shorthorn.

Ciri-Ciri Sapi Beefmaster

Sebagai salah satu jenis sapi unggulan, Beefmaster memiliki banyak kelebihan. Berikut ini adalah ciri-ciri sapi Beefmaster beserta kelebihannya. Diantaranya adalah :

1. Tubuh Besar

Beefmaster membawa genetika sapi Brahman terutama untuk ukuran tubuhnya. Sapi ini berukuran cukup besar bahkan pedet yang lahir pun memiliki bobot yang cukup berat. Tubuh besar sapi ini menjadi ciri khas dan daya tariknya sebagai sapi pedaging.

2. Berwana Coklat Kemerahan

Sapi ini mewarisi warna tubuh induk Shorthorn yaitu berwarna coklat kemerahan hingga merah gelap. Selain itu, ada juga yang lahir dengan warna hitam. Kedua warna ini sangat populer di kalangan peternak sapi.

3. Ada Punuk

Bentuk kepala Beefmaster cenderung pendek dan lebar. Kemungkinan, bentuk ini dituruninya dari induk Hereford. Beefmaster juga memiliki punuk dan gelambir di bagian perut dan leher. Sifat ini didapatkan dari karakter sapi Brahman.

4. Tidak Bertanduk

Sapi Beefmaster tidak memiliki tanduk. Akan tetapi, tubuhnya sangat kekar seperti jenis sapi Brahman.

4. Kualitas Daging dan Susu Bagus

Sapi ini memiliki kualitas daging dan susu yang bagus. Itulah mengapa peternak cenderung menyukai dan memelihara sapi unggulan yang satu ini. Kualitas dagingnya sangat baik dan juga lembut.

5. Komposisi Karkas Bagus

Dengan bobot sapi dewasa mencapai 1150 kg, tidak heran jika hewan ini disebut-sebut sebagai sapi master penghasil daging. Selain itu, komposisi karkasnya juga lumayan bagus dan menguntungkan dari segi perolehan daging.

6. Daya Tahan Penyakit Tinggi

Beefmaster merupakan salah satu jenis sapi persilangan yang unggul dalam hal pertahanan terhadap penyakit. Hewan ini memiliki daya tahan tubuh cukup baik sehingga jarang sekali terjangkit penyakit.

7. Tahan Panas

Kelebihan lain dari Beefmaster adalah kemampuannya untuk hidup di daerah panas. Mereka bisa hidup dengan baik meskipun kondisi tatalaksana dan perawatan yang minim.

8. Induk yang Baik

Beefmaster juga merupakan induk yang baik dan mampu menggembala pedetnya. Mereka mampu melahirkan tanpa harus mendapatkan bantuan dari peternak dan jarang sekali mengalami kesulitan kelahiran.

Demikianlah beberapa informasi mengenai sapi Beefmaster yang merupakan sapi unggulan Amerika Serikat. Sapi ini sudah berkembang di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Negara kita merupakan tempat yang sangat kondusif untuk memelihara jenis sapi ini.

Leave a Reply

0
Scroll to Top