5 Hal Menarik tentang Sapi Belgian Blue yang Perlu Diketahui

Tahukah Anda bahwa di daerah Belgia Utara ada sejenis breed sapi yang memiliki tubuh kuat, kekar dan berotot? Ya, sapi ini dikenal dengan nama sapi Belgian Blue. Sapi ini dipercaya merupakan hasil persilangan antara sapi Charolais dan Shorthorn.

Belgian blue telah ada sejak beberapa ratus tahun yang lalu, namun jenis ini baru mulai dikembangkan pada tahun 1960an. Pemerintah Belgia berhasil mengembangkan jenis sapi ini menjadi salah satu komoditi unggulan negaranya.

Kelebihan dan Keunikan Sapi Biru Belgia

Sapi biru Belgia dikenal dengan banyak nama seperti Belgian Blue-White, Belgian White-and-Blue Pied, hingga Race de la Moyenne et Haute Belgigue. Salah satu karakteristiknya yang paling menonjol adalah badannya yang kekar dan berotot.

Berikut ini adalah beberapa keunikan dan kelebihan sapi Belgian Blue yang akan kita bahas lebih lanjut, yaitu :

1. Tubuh Kekar

Belgian blue memiliki tubuh yang kekar, berotot dan berisi seperti tubuh seorang binaragawan. Sapi ini diketahui memiliki otot ganda atau mengalami hipertrofi otot. Munculnya otot ganda ini bisa jadi disebabkan oleh mutasi gen myostatin (GDF-8)..

Kemungkinan lain penyebab otot ganda adalah turunnya protein turn over. Hal ini berakibat pada peningkatan massa otot dan menjadi penyebab turunnya deposisi lemak. Mungkin inilah salah satu sebabnya daging blue Belgian nampak lebih pucat.

2. Mempunyai Bobot Rata-rata 1000 kg

Sapi ini memiliki berat badan yang cukup fantastis. Sapi Blue Belgian jantan dewasa bisa tumbuh hingga bobot maksimal 1250 kg dengan tinggi 1,5 m. Sedangkan Belgian Blue betina bisa berbobot 900 kg dengan tinggi maksimal 1,4 m.

Bobot ini ukurannya hampir 3 kali lipat sapi ternak di Indonesia. Namun, ada satu keunikan tersendiri yaitu kapasitas organ dalamnya sangat kecil. Organnya tidak lebih besar dari 15 % berat tubuhnya. Inilah mengapa sapi ini tidak mampu mengonsumsi banyak pakan karena tidak tersedia banyak ruang dalam perutnya.

3. Sifatnya Jinak

Sapi biru Belgia ini mungkin nampak berotot, kekar dan sedikit menakutkan seperti banteng. Namun tahukah Anda bahwa sapi ini ternyata memiliki sifat jinak dan tidak mudah marah. Mereka cukup patuh kepada pemiliknya.

4. Melahirkan dengan Operasi

Sebuah sumber data menyebutkan bahwa hampir 90 % kelahiran pedet Belgian blue adalah melalui proses operasi. Hal ini dikarenakan bobot janin yang dilahirkan bisa cukup tinggi.

Karena hal inilah, banyak peternak yang mengawinkan sapi pejantan Belgian Blue dengan betina lain yang mempunyai karakter mudah melahirkan. Salah satu contohnya adalah mengawinkan dengan sapi jenis Sire.

5. Bisa sebagai Ternak Daging atau Susu

Sapi biru Belgia diternakkan untuk dua fungsi yaitu sebagai penghasil susu dan penghasil daging. Meskipun bisa untuk dwifungsi namun ada sedikit kekurangan yang dimiliki mamalia berotot ini.

Susu sapi ini agak susah diperah karena struktur ototnya yang sangat padat. Ambing atau kelenjar payudara sapi terletak di bagian belakang dengan bentuk kecil dan tersembunyi. Mereka banyak tertutup oleh otot-otot tubuhnya sehingga membutuhkan tenaga ekstra saat memerahnya.

Sedangkan pada dagingnya, sapi ini mampu menghasilkan daging dengan prosentase 80% carcas yield dan 80% meat yield. Namun, daging sapi ini berwarna pucat, citarasa dan aroma yang kurang mantap serta daya ikat air yang rendah.

Itulah 5 hal tentang sapi Belgian Blue yang bisa Anda pelajari. Sapi ini mulai dilirik oleh peternak Indonesia untuk dikembangkan di negara ini. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas produksi daging sapi lokal. Namun tentunya dibutuhkan proses pengembangan tersendiri mengingat habitat asli sapi ini berbeda dengan iklim dan cuaca Indonesia.

Leave a Reply

0
Scroll to Top