Cara Terbaik Mengatasi Radang Kuku pada Kambing

Yuk belajar mengenai cara mengatasi radang kuku pada kambing.

Beternak kambing merupakan salah satu mata pencaharian yang dianggap cukup menjanjikan. Hal ini dikarenakan kebutuhan dan permintaan hewan ternak satu ini bisa dikatakan masih sangat tinggi di pasar hewan.

Cara Mengatasi Radang Kuku Pada Kambing

Selain untuk kebutuhan Aqiqah dan Qurban, kebutuhan akan daging dan susu kambing selalu ada setiap harinya. Itulah mengapa beternak kambing cukup bisa diandalkan sebagai ladang pendapatan. Namun, ada hal yang sering kali mengganggu peternak dalam kelancaran usahanya, yaitu kambing berpenyakit. Salah satu penyakit yang paling sering dialami adalah radang kuku. Itulah mengapa peternak harus tahu cara mengatasi radang kuku pada kambing supaya ternak mereka tumbuh sehat dan maksimal.

Penyakit radang kuku memang sering terjadi dan hal ini sudah biasa. Kendati demikian, penyakit ini bisa menurunkan produktivitas kambing baik dalam menghasilkan susu ataupun daging. Radang kuku disebabkan oleh bakteri Sphaerophorus necrophorus yang masuk melalui luka. Jika dibiarkan, penularan bakteri ini bisa menyebabkan infeksi yang parah. Kambing bahkan dapat kehilangan kakinya akibat kelumpuhan.

Tips Mengatasi Radang Kuku pada Kambing

Berikut ini adalah beberapa upaya pencegahan dan cara mengatasi penyakit radang kuku pada hewan kambing. Diantaranya adalah :

1. Cari Tahu Penyebab

Seperti telah disebutkan sebelumnya, penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri Sphaerophorus necrophorus. Bakteri ini menempel pada makanan, minuman, alat yang digunakan peternak, dan lingkungan sekitar. Saat kuku kaki kambing terluka, kontak langsung dengan bahan yang terkontaminasi bakteri akan otomatis menginfeksi kambing.

2. Pahami Gejala Penyakit Radang Kuku

Ciri-ciri kambing yang terserang radang kuku adalah sebagai berikut :

  • Kaki nampak pincang
  • Kambing terlihat kesakitan saat berjalan dan disentuh
  • Kuku bengkak dan mengelupas
  • Terlihat benjolan di bagian kuku kaki
  • Gerakan lambat dan tidak agresif
  • Nafsu makan menurun drastis

3. Pisahkan Kambing yang Telah Terinfeksi

Jika salah satu kambing sudah menunjukkan tanda-tanda atau gejala terinfeksi penyakit ini, maka segeralah memisahkannya dari kambing lain. Jangan biarkan kambing yang terinfeksi masih berada dalam satu kandang dengan kambing lain. Hal ini bisa mengakibatkan kambing lain akan ikut tertular.

4. Potong Kuku Kambing yang Terinfeksi

Kambing yang terinfeksi penyakit ini akan terus-menerus menggaruk kakinya karena merasa gatal. Anda harus membantu mengurangi ketajaman kuku supaya tidak melukai dan menginfeksi bagian tubuh lainnya. Caranya adalah dengan memotong kuku kambing yang terinfeksi. Potonglah dengan alat potong yang tajam supaya bisa berlangsung cepat. Gunting yang tumpul hanya akan semakin menyakiti kaki kambing.

5. Siram dan Bersihkan dengan Alkohol

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah segera menyiram kuku kambing yang telah dipotong dengan alkohol. Selain alkohol, Anda juga bisa menggunakan cairan lain seperti larutan formaldehid atau cairan antiseptik lainnya. Kemudian aplikasikan salep sulfatizol pada bagian yang mengalami peradangan. Terakhir, tutuplah dengan perban supaya terhindar dari kotor dan bakteri lain.

6. Bersihkan Kandang Kambing

Sebenarnya, membersihkan kandang sudah menjadi kewajiban bagi peternak untuk menciptakan suasana tempat tinggal yang nyaman bagi hewan ternak. Jika sampai terjadi kambing yang mengalami peradangan, berarti kandang tersebut kurang bersih. Bersihkan dan tata ulang kandang kambing untuk mencegah kejadian selanjutnya. Pastikan hal ini dilakukan dengan rutin dan berkala.

Meskipun penyakit radang kuku kerap kali terjadi pada kambing, namun hal ini tidak boleh dibiarkan. Anda harus menjaga kebersihan kandang, pakan, alat-alat pakan dan menguasai cara menangani penyakit radang kuku supaya hal ini tidak terulang lagi. Kambing yang bersih dan sehat adalah kambing yang bernilai jual tinggi bukan?

Leave a Reply

0
Scroll to Top