fbpx

Kolang-Kaling dan 7 Hal Menariknya yang Sayang Untuk Dilewatkan

Di telinga orang Indonesia, kolang-kaling sangat sering sekali di dengar. Meskipun tidak mudah ditemukan ternyata kolang-kaling memiliki beberapa hal menarik looh. Untuk mengetahui lebih dalam tentang kolang-kaling coba simak 7 hal menarik dari kolang kaling-dibawah ini.

1. Berasal dari Pohon Aren

image via pangkalan-langkaplancar.sideka.id

Mungkin masih banyak orang-orang yang belum mengatahui dari mana asal kolang-kaling. Kolang-kaling merupakan biji dari pohon aren. Biji kolang-kaling ini bisa didapatkan di dalam buah aren. Dalam satu buah, terdapat kurang lebih 3-4 biji kolan-kaling.

2. Bertekstur Kenyal dan Berwarna putih

Hal ini lah yang menjadi ciri khas dari biji kolang-kaling. Terkturnya kenyal jadi ketika dimakan akan mendapatkan sesuatu yang berbeda. Tentu saja sangat asyik ketika memakannya. Warna nya putih transparan, perpaduan tektur dan warna akan menghasikan rasa segar ketika memakannya.

3. Memiliki Kadar Air yang Tinggi

Kolang kaling memang memiliki kadar air yang tinggi. Hal tersebut juga bisa dilihat dari teksturnya yang cukup berair ketika di makan. Kadar air yang terkandung dalam kolang-kaling mencapai 93,8% per 100 gr.

4. Memiliki banyak kandungan

Selain mengandung kadar air yang cukup tinggi, ada banyak kandungan lain yang dimiliki oleh kolang-kaling. Seperti protein, karbohidrat, kadar abu, kalsium dan juga serat kasar. Selain itu juga terdapat mineral yaitu protasium dan iron.

5. Proses pemanenan-siap makan cukup Panjang

Kolang-kaling bukan merupakan buah yang bisa langsung di makan. Karena dibutuhkan proses dari pemanenan sampai siap makan yang cukup Panjang. Dimulai dari pemilihan buah aren yang bagus, yaitu buah aren yang tidak terlalu muda atau tua. Selanjutnya diperlukan perebusan untuk menghilangkan getah. Getah yang terdapat pada buah kolang kaling dikenal gatal dan korosif.

image via popma.com

Setelah buah di rebus, baru lah buah bisa dikupas menggunakan pisau. Setelahnya biji yang dikeluarkan harus dipipihkan terlebih dahulu. Terakhir harus melalui proses fermentasi dengan Perendaman menggunakan kapur sirih dan air besih.

6. Banyak di temukan di bulan ramadan

hal menarik lainnya kolang-kaling bisa ditemukan disetiap saat karena tidak tergantung musim. Akan tetapi kolang-kaling juga identik dengan bulan ramadan. Untuk itu kehadirannya banyak di nanti dan banyak ditemukan di bulan ramadan. Biasanya kolang-kaling ada pada es atau rujak untuk menyegarkan kala buka puasa.

7. Dapat dijadikan manisan

image via minews.id

Selain digunakan untuk rujak atau es, kolang-kaling ternyata juga bisa dijadikan manisan loh. Rasanya yang tawar, tekstur yang kenyal dan warnanya yang putih menjadikan kolang-kaling cocok dijadikan manisan. Biasanya orang-orang menambahkan pewarna makanan untuk memberikan warna yang menarik.

Hal menarik diatas semoga memberikan pengetahuan yang lebih mengenai kolang-kaling. Apakah anda sudah pernah memakannya?.

Leave a Reply

0
Scroll to Top