Kambing Damaskus, Kambing Perah Unik dari Timur Tengah

Pernahkah Anda melihat seekor kambing Damaskus? Saat Anda melihatnya pasti akan berpikir bahwa kambing ini merupakan seekor kambing cacat. Namun, tidak demikian adanya.

Pada kenyataannya, kambing yang dikenal dengan nama Aleppo, Baladi dan Chami ini memiliki fitur muka yang cukup aneh, terkesan cembung dan nampak menakutkan. Ini adalah salah satu keunikan dari kambing jenis damaskus. Kali ini, kita akan membahas mengenai kambing unik yang satu ini.

Ciri-ciri dan Karakter Kambing Damaskus

Kambing Damaskus berasal dari daerah Timur Tengah dan banyak dipelihara di negara Syiria, Cyprus dan Libanon. Hewan ini awalnya berasal dari India, namun kemudian banyak dipelihara di negara-negara tersebut.

Kambing ini menjadi salah satu komoditi penting bagi negara-negara di Timur Tengah. Pasalnya, Damaskus adalah sejenis hewan yang pintar menghasilkan susu. Kualitas susunya sangat baik dengan jumlah yang cukup melimpah.

Bagi Anda yang belum berkenalan lebih dekat dengan damaskus, silahkan pelajari ciri-ciri fisik dan karakternya berikut ini.

1. Tubuh Berwarna Merah

Jika kambing umumnya berwarna cokelat, hitam atau putih, Damaskus memiliki warna yang cukup menarik. Kambing ini berwarna merah atau putih kemerahan. Bulunya memiliki semburat merah kotor sehingga terkesan lusuh.

2. Tanduk dan Telinga

Baik jenis jantan ataupun betina, kambing ini tidak mempunyai tanduk. Telinganya cukup panjang dan menggantung di kedua sisi kepalanya.

3. Bentuk Wajah

Inilah yang menjadi salah satu daya tarik Damaskus. Kambing ini memiliki bentuk wajah yang cukup unik namun terkesan menyeramkan. Banyak orang yang menyebutnya mirip dengan monster.

Fitur wajahnya cembung atau konveks dengan dahi yang sangat menonjol. Letak mata dan mulutnya seakan-akan tidak seimbang sehingga nampak menakutkan. Namun, semua wajah kambing damaskus itu serupa. Semua damaskus memiliki fitur wajah yang sama.

4. Ukuran Tubuh

Kambing ini termasuk dalam kategori kambing besar. Tinggi tubuhnya bisa mencapai 78 cm dan lebih tinggi dibandingkan jenis kambing perah lainnya. Berat badan kambing dewasa bisa mencapai angka 40 sampai 60 kg per ekornya.

5. Produktivitas

Kambing ini juga memiliki produktivitas yang cukup tinggi. Mereka bisa melahirkan anak kembar hingga 4 ekor anak dalam sekali kelahiran. Damaskus merupakan jenis kambing yang cukup unggul secara genetik.

6. Produksi Susu

Kambing ini juga memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan jenis lainnya. Salah satunya adalah kualitas susu yang dihasilkannya. Susu kambing Damaskus dipercaya mengandung nutrisi lebih tinggi dibandingkan jenis lain dan bisa meningkatkan pertumbuhan anak dengan cepat.

Produksi susu kambing ini juga cukup tinggi. Satu ekor damaskus bisa menghasilkan susu sebanyak 3 sampai 4 liter setiap harinya. Artinya, mereka akan menghasilkan susu sebanyak 300 sampai 600 liter selama masa laktasi.

Masa laktasi damaskus adalah sekitar 7 sampai 8 bulan. Hal ini menunjukkan bahwa damaskus jauh lebih produktif dibandingkan dengan kambing saanen yang hanya menghasilkan 3 liter susu setiap harinya.

7. Habitat

Kambing Aleppo atau damaskus ini merupakan kambing yang bisa tumbuh dengan baik jika hidup di daerah penggembalaan yang subur. Mereka membutuhkan pakan berkualitas supaya bisa menghasilkan susu dengan baik dan melimpah.

Itulah beberapa informasi yang bisa Anda ketahui tentang hewan ternak unik yang satu ini. Kambing Damaskus menjadi salah satu hewan ternak unggulan yang diperuntukkan sebagai penghasil susu. Perawatannya cukup mudah dengan kualitas susu yang tidak mengecewakan. Kini, Anda tidak perlu takut lagi dengan wajah kambing yang satu ini bukan?

Leave a Reply

0
Scroll to Top