Kambing Beetal, Kambing Pedaging dan Perah Berkualitas Asal India

Kambing Beetal adalah salah satu kekayaan fauna daerah Punjab di India dan Pakistan. Kambing berwarna hitam semu merah ini dipelihara untuk diambil produksi susu dan dagingnya. Sekilas, kambing ini memiliki penampakan yang agak mirip dengan kambing Jamnapari dan kambing Malabari. Hal ini dikarenakan Beetal adalah saudara terdekat dari Jamnapari.

Ciri dan karakter Kambing Beetal

Kambing beetal termasuk kambing yang cukup penting dan banyak berperan dalam kehidupan masyarakat sekitar India dan Pakistan. Hewan ini bisa ditemui dengan mudah di distrik Rawalpindi dan Lahore di Paksistan Barat serta Punjab di India.

Kambing yang satu ini dikenal juga dengan nama kambing lahori. Mereka terkenal karena memiliki ukuran tubuh yang besar dan bisa menghasilkan susu baik dan melimpah. Kambing ini memiliki telinga yang panjang, berbentuk melengkung dan terkulai. Namun, ukuran telinganya tidak lebih besar dari telinga kambing Ettawa.

Beetal mempunyai bulu tubuh berwarna merah, coklat hingga kehitaman. Namun, ada pula yang memiliki bercak atau belang putih pada beberapa bagian tubuhnya. Pada kambing jantan dan betina terdapat tanduk yang bentuknya memutar ke arah belakang. Wajahnya agak sedikit cembung namun tidak semenonjol kambing Jamnapari.

Kulit kambing yang satu ini mempunyai kualitas yang tinggi karena ukurannya kulitnya yang besar. Hasil dari kulitnya dapat dipergunakan sebagai bahan suede, velour dan chamois. Bahan-bahan ini biasanya dipakai untuk membuat pakaian, sarung tangan dan sepatu.

Tubuh kambing ini bisa dikatakan berukuran sedang hingga besar. Namun kambing jenis Beetal ini memiliki ekor yang tipis dan kecil. Berat badan kambing jatan berkisar antara 58 sampai 60 kg. Sedangkan kambing betina antara 34 sampai 35 kg.

Tinggi gumba kambing jantan beetal adalah sekitar 89 cm sedangkan pada kambing betina adalah sekitar 84 cm. Panjang tubuhnya sekitar 85 cm untuk kambing jantan dan 70 cm untuk kambing betina. Diameter dadanya adalah 86 cm untuk jantan dan 73 cm untuk betina.

Kelebihan Kambing Beetal

Kambing beetal diternakkan untuk memproduksi daging dan susu. Kambing ini mempunyai kantong susu yang cukup besar dan berkembang dengan sangat baik pada masa laktasinya. Karena itulah, produksi susu kambing yang satu ini cukup memadai.

Dalam masa laktasinya, kambing ini mampu memproduksi 195 kg susu segar. Masa laktasi ini berlangsung selama 224 hari. Mereka beranak sebanyak 1 sampai 2 anak setiap tahunnya. Kambing ini cukup rajin beranak dan bisa dikatakan hampir selalu beranak setiap tahunnya.

Kambing beetal asli India ini telah banyak diekspor ke benua lain terutama Asia dan Amerika. Beetal memiliki sifat genetika yang baik dan banyak dipergunakan untuk pengembangan jenis dan trah kambing melalui kawin silang.

Mereka mempunyai sifat mampu beradaptasi dengan baik di segala kondisi cuaca dan tahan terhadap berbagai jenis penyakit. Karena itulah, kambing jenis beetal ini sangat disukai untuk peternakan kambing secara intensif.

Berdasarkan penelitian, jenis ini lebih unggul daripada kambing Jamnapari. Hal ini dikarenakan beetal juah lebih produktif dan lebih mudah menyesuaikan diri dengan kondisi agro-ekologi. Mereka mampu bereproduksi dalam waktu yang cepat dan singkat.

Di Indonesia, jenis kambing beetal mulai banyak dibudidayakan. Peternak mulai melirik jenis kambing yang satu ini karena dianggap bisa memberikan daging dan susu yang berkualitas. Tentu saja, kualitas ini bisa didapatkan dengan perawatan dan pemberian pakan berkualitas tinggi. Makanan yang paling cocok untuk kambing ini adalah makanan yang difermentasi karena persediaan nutrisinya yang tinggi.

Leave a Reply

0
Scroll to Top