Mengenal Kambing Anatolian Black, si Hitam dari Turki

Kambing Anatolian Black merupakan salah satu varietas kambing dibesarkan di daerah Turki. Kambing ini dibesarkan karena daging, susu, dan seratnya. Sekilas, kambing yang satu ini memiliki penampilan yang hitam mulus.

Rambut-rambut panjang tumbuh di sepanjang tubuhnya mulai dari leher hingga ke bagian perut. Kambing yang satu ini cukup menarik dan menjadi salah satu komoditas penting di Turki.

Deskripsi Kambing Anatolian Black

Kambing Anatolian Black bisa dikatakan sebagai salah satu jenis kambing asli atau bukan hasil persilangan. Kambing ini bisa ditemui di daerah Turki modern. Secara umum, kambing ini memiliki ciri yang cukup mudah dikenali, diantaranya adalah :

1. Bentuk Tubuh

Kambing Anatolia hitam mempunyai bentuk tubuh yang proporsional. Kepala, badan dan kakinya cukup kompak dan serasi. Ukuran kepalanya terbilang kecil untuk seukuran jenis kambing lainnya.

Anatolia hitam mempunyai telinga yang panjang dan lebar. Telinga ini jatuh menjuntai ke bawah dan nampak serasi dengan tanduknya. Sayangnya, tanduk ini hanya bisa ditemui pada Anatolia hitam jantan. Tanduknya berbentuk spiral besar.

2. Warna Bulu

Wol atau bulu pada kambing hitam Anatolia memiliki warna utama dan konstan yang berbeda. Ada yang berwarna hitam dengan warna abu-abu, ada yang bernuansa hitam dan coklat, abu-abu muda, atau palet yang lebih berwarna.

Hewan ini memiliki bulu yang cukup tebal dan panjang. Bulunya menutupi seluruh tubuhnya dengan lebat. Saat disentuh, bulu ini terasa kokoh serta memiliki kelembutan yang istimewa.

Untuk Anatolia hitam, warna bulu wol mereka adalah 60% warna hitam atau abu-abu tua. Sedangkan, sisanya 40% adalah warna coklat atau merah cerah. Warna ini adalah warna yang paling dominan dan menjadi ciri khas Anatolia hitam.

3. Produtivitas

Variasi produk utama kambing Anatolian Black ini adalah produk daging dan wol. Namun dalam prakteknya, terbukti bahwa trah tidak digunakan sebagai penghasil susu karena produksi susu seringkali minimal.

Jadi, meskipun kualitas susu bisa dikatakan cukup buruk, produktivitas susu masih tetap ada. Akan tetapi, produksinya tidak sebagus seperti produksi daging dan wol.

Performa pembiakan bulu atau wol kambing Anantolia hitam jauh lebih tinggi daripada banyak varietas lainnya. Karena itulah, peternak mengambil keuntungan utama spesies ini yaitu pada bulunya.

4. Memiliki watak yang tenang

Kambing Anatolian Black mempunyai perilaku cukup tenang. Mereka terbiasa bersikap baik terhadap lingkungan sekitar dan mudah dilatih.

5. Cepat Menyesuaikan Diri dan Beradaptasi

Hewan ini menjadi peliharaan paling populer berada di daerah pegunungan Turki di wilayah Aegean dan Mediterania. Kambing antatolian hitam ini dapat dengan mudah berada di antara iklim yang keras dan pegunungan yang terjal.

Mereka dikenal sebagai salah satu hewan yang paling ekstrim. Cuaca buruk atau kondisi lingkungan sama sekali tidak berpengaruh terhadap kesejahteraan kambing yang satu ini.

6. Makanan Sehari-hari

Beberapa kambing anatolia hitam liar masih mengonsumsi cabang pinus, zaitun dan almond. Namun pada kambing yang sudah jadi peliharaan, mereka memakan berbagai rumput dan daun, atau biji-bijian.

7. Tahan Terhadap Penyakit

Sistem kekebalan kambing ini cukup baik. Mereka termasuk hewan yang tahan terhadap berbagai penyakit.

8. Perkembangbiakan Cepat

Kambing ini memiliki kemampuan bereproduksi yang cukup baik dan berlangsung sepanjang tahun. Perkembangbiakannya cukup cepat dibandingkan dengan spesies lain.

Demikianlah beberapa informasi mengenai kambing Anatolian Black asal Tukri ini. Kini, peternakan kambing anatolian ini difokuskan pada produksi daging dan bulunya saja. Untuk produksi susu, kambing ini belum memenuhi persyaratan.

Leave a Reply

0
Scroll to Top