Kambing Boerka, Kambing Persilangan Penghasil Daging Berkualitas

Kambing Boerka adalah jenis kambing yang berasal dari hasil persilangan antara kambing Boer dan kambing Kacang Jawa. Hewan yang satu ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dan permintaan masyarakat akan kambing pedaging berkualitas.

Kambing ini tidak hanya dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan lokal saja, namun sudah banyak bibit Boerka yang diekspor ke luar negeri. Penasaran dengan jenis kambing baru yang satu ini? Yuk simak info lengkapnya.

Ciri dan Karakter Kambing Boerka

Sebagai hasil persilangan kambing lokal dan kambing import, sudah pasti kambing Boerka memiliki kelebihan dan keunggulan tersendiri. Kambing ini memilih produktivitas reproduksi yang cukup tinggi ditunjang dengan hasil daging yang cukup melimpah.

Kemampuan reproduksinya didapatkan dari kemampuan induk kambing kacang atau kambing lokalnya. Sedangkan, kualitas dagingnya didapatkan dari karakter kambing Boer import. Persilangan ini mendapatkan kualitas kambing yang jauh lebih unggul dari induknya.

Berikut ini adalah ciri dan karakter kambing Boerka, diantaranya adalah :

1. Bulu

Kambing persilangan ini mempunyai bulu berwarna coklat atau hitam pada bagian kepalanya. Sedangkan bagian tubuh lainnya mulai dari leher hingga ke kaki, didominasi oleh warna putih.

2. Bobot Lahir

Anakan Boerka terlahir dengan bobot antara 2,6 sampai 2,8 kg. Bobot ini lebih berat dibandingkan dengan bobot anakan kambing kacang yang berkisar 1,6 sampai 1,8 kg. Anak Boerka dapat disapih saat bobotnya mencapai 10 sampai dengan 12 kg.

3. Berat Badan

Kambing ini dapat mencapai berat badan hingga 35 kg pada saat usianya menginjak 1 tahun. Peningkatan berat badannya berkisar antara 118 gram per hari. Nilai ini dianggap cukup memenuhi ekspektasi dan kebutuhan masyarakat.

Kambing persilangan ini bisa mencapai bobot yang diinginkan pada usia yang lebih muda. Perkembangan tumbuhnya 42 persen lebih tinggi dibandingkan dengan jenis kambing kacang biasa. Karena itulah, kambing ini bahkan bisa dipotong di usia lebih muda.

Singkat kata, kambing persilangan ini mempunyai kemampuan yang baik dalam pertumbuhan dan perkembangannya. Mereka bisa tumbuh dengan cepat dan mencapai bobot maksimal di usia yang lebih pendek.

4. Kualitas Daging

Kambing ini mempunya angka karkas yang tentu saja lebih baik dibandingkan dengan kambing kacang. Hanya saja, sifat fisik dan kandungan nutrisinya tidak jauh berbeda. Kualitas karkas kambing ini sama dengan karkas kambing kacang yaitu nomor 1.

Karakteristik daging kambing persilangan ini yaitu cukup lembab, teksturnya kompak dan lembut, berwarna merah, lemak tebal di panggul dan bau khasnya cukup spesifik. Bau yang khas ini merupakan ciri dari daging kambing lokal kacang.

Secara umum, karakternya sama dengan kambing kacang dan diperkirakan respon masyarakat tidak akan jauh berbeda seperti terhadap daging kambing kacang. Kambing ini memang ditujukan untuk kebutuhan dan kepentingan eksport. Karena itulah, sebisa mungkin diciptakan hewan ternak yang jauh lebih unggul.

5. Adaptasi Tinggi di Lingkungan Tropis

Kambing Boerka mempunyai kemampuan yang tidak berbeda jauh dengan induknya yaitu kambing kacang. Kambing ini tetap membawa sifat dan kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap cuaca dan iklim topis Indonesia.

Hewan ternak yang satu ini juga memiliki kemampuan yang baik dalam mengatasi parasit dan penyakit. Sifat ini dituruninya dari induk lokal kacang yang mempunyai sifat tangguh terhadap penyakit.

Dengan hadirnya kambing Boerka menjadi pertanda keberhasilan peternak Indonesia dalam mengembangkan varietas kambing baru. Di masa mendatang, diharapkan akan lebih banyak lagi ditemui ternak-ternak hasil persilangan dengan kualitas yang jauh lebih baik dan unggul.

Leave a Reply

0
Scroll to Top