5 Jenis Lebah Penghasil Madu Terbaik

Tahukah Anda apa saja jenis lebah penghasil medu terbaik? Yuk cek pembahasannya di bawah ini.

Madu adalah nutrisi yang dihasilkan oleh lebah. Kandungan nutrisi yang terdapat dalam madu sangat luar biasa. Tidak heran jika banyak orang mengkonsumsinya untuk menjaga daya tahan tubuh agar tetap sehat dan kuat.

Terdapat banyak jenis lebah penghasil madu yang populer di Indonesia. Sebenarnya, binatang kecil ini merupakan serangga yang bukan hanya menghasilkan madu. Beberapa produk alami yang dihasilkan oleh binatang mungil ini adalah serbuk sari, propolis, bahkan royal jelly.

Jenis Lebah Penghasil Madu

Madu merupakan salah satu kandungan nutrisi yang disarankan dikonsumsi oleh setiap orang. Produk madu yang dihasilkan lebah kebanyakan didapatkan dari budidaya serangga penghasil madu ini. Namun, tidak semua jenis lebah yang menghasilkan madu bisa dibudidayakan oleh manusia. Ada jenis madu yang benar-benar dipanen dari alam.

Berikut beberapa jenis lebah penghasil madu yang bisa dibudidayakan.

1. Lebah Apis Cerana

Lebah ini merupakan jenis lebah yang bisa menghasilkan madu lezat. Anda bisa membudidayakannya secara modern maupun tradisional.

Jenis binatang ini memiliki sifat yang cukup ganas dibandingkan dengan jenis lebah lainnya. Selain itu, binatang yang masuk dalam kategori serangga ini memang dinilai kurang produktif dalam menghasilkan madu. Pembudidayaanya pun cukup sulit dilakukan. Namun jika Anda melakukan dengan teknik yang benar, maka lebah pun akan berkembang dengan lebih baik.

2. Lebah Madu Raksasa

Jenis lebah penghasil madu ini dikenal dengan nama Apis Dorsata. Hewan ini hidup di Indonesia, terutama di Pulau Kalimantan, Nusa Tenggara Timur, hingga Sulawesi.

Binatang ini membuat sarang dari satu sisi saja. Sarang bisa saja dibangun menggantung di ranting, jurang terjal, hingga di tebing.

Untuk memanen madunya, diperlukan tenaga yang ekstra. Pemanen juga benar-benar harus berhati-hati dalam memperhatikan lokasi sarangnya agar Anda tidak mengalami cedera akibat sengatannya.

3. Lebah madu merah

Jenis ini mendiami berbagai wilayah mulai dari Malaysia dan Indonesia. Di Indonesia sendiri, lebah jenis madu merah mendiami wilayah Sumatra dan Kalimantan.

Dibandingkan dengan jenis lainnya, binatang ini memiliki ukuran tubuh yang besar. Di Kalimantan, ada banyak orang yang tertarik untuk melakukan budidaya binatang kecil ini.

Namun tentunya, bagi Anda peternak baru harus benar-benar memperhatikan caranya. Bagaimana pun juga, lebah memiliki sengat yang bisa membuat pembudidaya harus selalu waspada.

4. Lebah madu barat

Jenis lebah penghasil madu ini cukup terbatas penyebarannya. Hewan ini menjadi jenis lebah favorit untuk dibudidayakan. Jenis ini memiliki kemampuan untuk melakukan adaptasi dengan lingkungan sekitarnya secara cepat dan baik. Daya tahannya juga mengagumkan.

Itulah mengapa banyak petani madu yang tertarik untuk membudidayakan jenis lebah yang satu ini. Pembudidayaan hewan yang disebut juga sebagai Apis Mellifera ini sudah tersebar luas di Indonesia. Hampir di setiap pulau besar di Indonesia ada yang memeliharanya.

5. Lebah madu lokal Sulawesi

Apis Nigrocincta adalah nama lain dari lebah madu lokal Sulawesi. Lebah ini bisa ditemukan hanya di Indonesia dan Filipina saja. Hidup binatang ini pun memang berkelompok dan jarang berpindah tempat. Sang Ratu akan menghasilkan setidaknya 2000 telur per hari dalam setiap kelompoknya.

Bagi Anda yang bermaksud untuk membudidayakan lebah penghasil madu terbaik, pilihlah jenis yang paling sesuai. Hal ini sangat penting dilakukan. Jangan sampai salah pilih jenis agar mendapatkan keuntungan yang besar. Pilihlah jenis lebah penghasil madu paling produktif dan mudah dibudidayakan.

Leave a Reply

0
Scroll to Top