fbpx

Inilah! Fakta Seputar Lumba-Lumba Mamalia Laut Yang Cerdas

Pembuka

Lumba-lumba merupakan ke dalam jenis mamalia laut memiliki bahasa latin Stenella Attenuata yang biasa hidup berkelompok. Mereka mempunyai sebuah sistem yang digunakan untuk berkomunikasi dan menerima sistem rangsangan yang bernama sonar. Lumba-lumba mempunyai kelenjar susu sehingga dapat menyusui. Bernafas menggunakan paru-paru di udara, maka dari itu mereka sering kali melompat ke atas permukaan air yang bertujuan untuk menghirup udara untuk bernafas.

Lumba-lumba, Mamalia Laut Cerdas yang Tersiksa Halaman 1 - Kompasiana.com
image via kompasiana.com

Ciri-ciri

Walaupun lumba-lumba hidup di air namun mereka ternyata bukan tergolong ikan melainkan mamalia. Panjang ukuran dewasa bisa mencapai 3-4 meter, biasanya ukuran jantan lebih besar dibandingkan dengan betina yang lebih cenderung kecil. Dominan berwarna abu-abu terang ada juga yang berwarna abu-abu kehitaman. Tidak memiliki sisik, namun memiliki sirip bawah berjumlah dua. Mereka memiliki kelenjar susu sehingga dapat menyusui dan berkembang biak dengan cara vivipar (beranak).

Berkembang Biak

Lumba-lumba merupakan salah satu mamalia laut yang berkembang biak dengan cara melahirkan. Jenis betina akan siap untuk melakukan reproduksi pada umur 5-13 tahun, beda dengan jantan mereka siap reproduksi di umur sekitar 9-14 tahun. Keadaan sekitar sangat mempengaruhi dalam prosesnya reproduksi lumba-lumba. Uniknya sering sekali melakukan reproduksi dengan tujuan bukan berkembang biak melainkan hanya memuaskan birahi layaknya seperti manusia.

Biasanya akan melakukan reproduksi apabila keadaan stok makanan mereka melimpah, sebaliknya jika dalam keadaan kekurangan makanan dan stres maka mereka tidak akan melakukan reproduksi sama sekali. Jenis jantan akan sangat agresif sekali jika akan melakukan reproduksi. Waktu mengandung sang betina sampai akan melahirkan nanti memakan waktu berkisar 12-17 bulan tergantung jenis spesiesnya.

Betina biasanya melahirkan di kolam dengan kedalaman air yang dangkal. Mereka akan dibantu oleh lumba-lumba disekitarnya jika proses persalinan terjadi. Uniknya dalam proses persalinan lumba-lumba yang pertama keluar dalam rahim yaitu bukan bagian kepala melainkan ekornya. Bayi lumba-lumba ketika lahir rata-rata mempunyai ukuran sekitar 34-55 inci tergantung jenis spesiesnya dan memiliki berat 23 sampai 65 pound.

Sang induk akan menyusui bayinya kurang lebih selama 1 tahun. Jika di alam bebas mereka dapat memakan cumi-cumi dan ikan kecil dibawah mereka setelah berumur 4 bulan. 1 betina dewasa biasanya hanya akan memiliki 1 anak setiap 3-6 tahun kurang lebih lamanya.

Berikut merupakan beberapa fakta unik tentang lumba-lumba

1. Lumba-lumba tersebar diseluruh dunia

Mamalia air satu ini bisa kita jumpai di hampir seluruh belahan bumi. Biasa beradaptasi disekitar pelabuhan, laguna dan teluk. Bahkan mereka bisa hidup di air tawar, jika di air tawar biasanya ditemukan di perairan yang dangkal yang memiliki suhu air hangat.

2. Mamalia air yang senang hidup berkelompok

Mereka cenderung lebih suka hidup berkelompok, jika di lautan kita sering menjumpai mereka ada disekitar kapal yang bertujuan untuk menghemat energi. Lumba-lumba sangat cerdas bisa kita lihat sendiri gerakannya yang seirama jika melompat kepermukaan air sekitar lautan. Berkelompok bukan hanya sampai belasan saja bahkan mencapai ribuan dalam 1 kelompok.

3. Mamalia air paling cerdas

Mereka mempunyai ukuran otak lebih besar dari manusia, bisa menghafal nama-nama kawan di sekitarnya bahkan dalam penelitian menyebutkan lumba-lumba dapat berpikir tentang memikirkan dan merencanakan masa depannya akan seperti apa.

4. Hewan penyayang

Lumba-lumba merupakan termasuk hewan penyayang, bagaimana tidak? ada kasus dimana lumba-lumba menyelamatkan seorang nelayan yang tenggelam di daerah Eropa. Mereka memiliki naluri yang lembut seperti manusia apabila sudah bertemu sekali maka dia akan ingat kembali jika bertemu kembali. Bisa dibuktikan dimana jika ada sebuah sirkus lumba-lumba dia akan sangat menuruti apa yang diperintahkan oleh sang pawang/majikan.

5. Hewan yang dapat berkomunikasi dengan baik

Lumba-lumba sering kali berkomunikasi dengan cara mengeluarkan suara kode seperti peluit ataupun memakai gerak postur tubuh. Bisa membedakan berbagai suara dan mengenali gerak intruksi postur tubuh seseorang. Maka dari itu tak heran jika banyak sekali di hampir setiap kebun binatang banyak pertunjukan lumba-lumba.

Nah itulah ulasan seputar lumba-lumba, semoga dengan artikel ini bisa menambah pengetahuan teman-teman semua khususnya tentang lumba-lumba. Saya ucapkan terima kasih karena telah bersedia meluangkan waktunya untuk membaca artikel ini. Jangan pernah bosan membaca yah!

(Giovani/dari berbagai sumber)

Leave a Reply

0
Scroll to Top
Scroll to Top