5 Fakta Unik Badak Jawa, Si Hewan Bercula Satu

Indonesia memang memiliki banyak hewan-hewan eksotis dan langka. Beberapa daerah di Indonesia bahkan memiliki hewan-hewan endemik yang tidak ada duanya. Salah satunya badak jawa atau badak bercula satu kecil. Badak jawa merupakan famili Rhinocerotidae yang menjadi salah satu dari lima jenis badak yang masih ada saat ini. Pada umumnya, badak jawa memiliki kulit menyerupai mosaik baju baja dengan panjang sekitar 3 meter dan tinggi kurang lebih 1,5 meter. Ciri khas lain dari badak jawa adalah culanya yang lebih kecil dari spesies badak lainnya, yaitu kurang dari 20 cm. Untuk mengetahui lebih banyak, yuk simak beberapa fakta unik badak jawa ini!

5 Fakta Unik Badak Jawa

Ada beberapa fakta unik badak jawa yang perlu Anda ketahui, antara lain:

1. Memiliki Keratin di Tanduk

Badak memiliki keratin seperti manusia yang terdapat di tanduknya. Tanduk yang berada di hidupnya bukanlah berasal dari tulang namun berasal dari keratin, seperti kuku manusia. Oleh karena itu, banyak badak yang mati setelah diburu dan diambil tanduknya karena akan mengalami pendarahan serius.

2. Tidak Memiliki Predator

Secara alami, badak jawa dewasa tidak memiliki pemangsa atau musuh. Musuh dari badak jawa sendiri hanyalah pemburu atau manusia yang mencari keuntungan dari tanduknya.

3. Hidup di Hutan Tropis

Badak jawa hidup di hutan tropis dalam yang memiliki kelebatan yang masih baik. Dengan begitu mereka akan sangat sulit dijamah oleh manusia, sehingga penelitian tentang jenis badak yang satu ini sangat minim dibandingkan jenis badak lainnya. Peneliti biasanya hanya menggunakan kamera dan sampel kotoran untuk mengetahui kesehatan dan tingkah laku badak.

4. Fungsi Indera Badak Jawa

Pada umumnya, badak jawa memiliki penglihatan yang kurang maksimal karena jarak pandangnya sangat terbatas. Meskipun begitu, badak jawa memiliki indera pendengaran dan penciuman yang cukup tajam lho.

5. Herbivora

Dengan bobot sekitar 900-2300 kg, mungkin Anda tidak akan menyangka jika badak jawa adalah seekor herbivora. Ia biasa memakan tumbuhan, seperti tunas, ranting, daun muda, hingga buah-buahan yang jatuh. Dengan bobot sebesar itu, badak jawa diperkirakan bisa menghabiskan makan sekitar 50 kg setiap harinya.

Demikianlah beberapa fakta unik badak jawa yang berada di tanduk kepunahan. Salah satu faktor penyebab kepunahan badak jawa adalah manusia yang melakukan perburuan hingga pengalih fungsi hutan. Bagaimana, apakah sebagai manusia Anda merasa bersalah terhadap badak jawa?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
× Customer Service - Online