Bisnis Unik! Begini Cara Ternak Cacing Tanah Bagi Pemula

Cacing tanah merupakan binatang yang cukup sering dijumpai, namun masih sangat sedikit orang yang menjadikannya sebagai lahan bisnis. Tak hanya dijadikan sebagai umpan atau pakan, cacing tanah ternyata memiliki banyak manfaat dalam industri obat-obatan. Sebut saja sebagai penurun demam. Cacing tanah juga sering dijadikan bahan pembuatan kosmetik karena manfaatnya dalam melembabkan dan menutrisi kulit. Cara ternak cacing tanah pun dapat dikatakan cukup mudah.

cara ternak cacing tanah Star Farm
http://hartatani.blogspot.com

Cara Mudah Ternak Cacing Untuk Pemula

Beternak cacing tidaklah sulit asal tahu caranya. Anda dapat melakukannya dari rumah, misalnya dengan memanfaatkan garasi rumah. Berikut adalah cara ternak cacing tanah:

1. Menyiapkan Tempat

Ada baiknya anda mempersiapkan tempat untuk beternak sebelum membeli bibit. Anda dapat menggunakan box kayu bekas yang sudah tak terpakai. Tanah yang digunakan sebaiknya tinggi akan bahan organik, misalnya kotoran hewan.

Cacing membutuhkan tanah yang asam, yakni ber-PH 5,5-7,2. Suhu terbaik untuk perkembangbiakan cacing adalah 15-25°C dengan kelembaban sekitar 15-30%. Singkatnya tempat beternak tidak boleh terlalu banyak terpapar sinar matahari.

2. Menyiapkan Bibit Unggul

Jenis cacing tanah yang sering dibudidayakan adalah Lumbricus Rubellus. Jenis ini dipilih karena memiliki waktu pertumbuhan paling cepat. Pilihlah cacing dewasa sebagai bibit. Bagi pemula sebaiknya dilakukan dalam jumlah yang tidak terlalu banyak. Letakkan cacing pada permukaan tanah dan amati setiap tiga jam. Apabila cacing mulai masuk ke tanah, maka tanah yang anda siapkan sudah bagus.

3. Perawatan dan Perlindungan

Perawatan cacing dapat dikatakan cukup mudah. Cacing hanya membutuhkan makan sekali sehari. Makanan dapat berasal dari daun kering, limbah sayuran, atau kotoran sapi. Makanan cacing sebaiknya berupa bubuk agar lebih mudah dicerna.

Anda dapat mengolah bahan makanan melalui fermentasi menggunakan EM4. Tanah tempat perkembangbiakan cacing sebaiknya diganti minimal 2 minggu sekali untuk memisahkan kokon dengan cacing dewasa. Pastikan cacing terbebas dari hama seperti semut, serangga, dan unggas.

4. Proses Memanen Cacing

Proses pemanenan dapat dilakukan setiap enam bulan sekali. Cukup letakkan lampu untuk membuat cacing naik ke atas permukaan tanah. Kemudian pisahkan cacing dewasa, kokon, dan tanah bekas budidaya. Anda dapat menjual cacing yang telah dewasa serta tanah bekas budidaya, dan menempatkan kokoh pada tanah baru.

Mudah bukan? Cara budidaya cacing tidaklah sulit dan mengeluarkan ongkos besar, yang anda butuhkan hanyalah kesabaran dalam merawatnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Customer Service - Online
Scroll to Top