Untuk Pemula! 4 Cara Ternak Kalkun Agar Sukses

Kalkun merupakan salah satu jenis unggas yang banyak dikonsumsi di negara maju sebagai hidangan pesta. Kalkun memiliki rasa daging yang lezat dengan kandungan asam lemak jahat yang sangat rendah jika dibandingkan dengan ayam dan bebek. Oleh karenanya, kalkun sangat bermanfaat untuk kesehatan jantung dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Di Indonesia, prospek peternakan kalkun cukup bagus karena masih sedikitnya peternak. Daging kalkun dapat di jual dengan harga 350.000 hingga 450.000 per ekor. Seorang peternak asal Kudus bahkan bisa memperoleh keuntungan 7 juta hingga 8 juta tiap bulannya. Apabila Anda tertarik beternak kalkun, Anda dapat menyimak beberapa cara ternak kalkun di bawah ini.

cara ternak kalkun Star Farm
arenahewan.com

Cara Budidaya Kalkun dari Awal Bagi Pemula

Beternak kalkun tidak jauh berbeda dengan beternak ayam. Anda dapat memulai ternak kalkun dengan memanfaatkan pekarangan di belakang rumah. Namun agar tidak mengalami kerugian, Anda perlu mengetahui cara beternak kalkun yang baik bagi peternak pemula sebagai berikut:

1. Persiapan Kandang

Lokasi beternak kalkun sebaiknya tidak terlalu dekat dengan pemukiman warga. Selain untuk menjaga kenyamanan tetangga, cara ini juga untuk mencegah kalkun Anda hilang oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Kandang sebaiknya dibuat dengan dua model, yaitu kandang yang memiliki atap dan kandang terbuka. Sebaiknya kandang kelinci terkena sinar matahari

2. Persiapan Bibit

Pemilihan bibit yang unggul akan memperbesar peluang keberhasilan ternak Anda. Pastikan memilih kalkun yang sehat, tidak cacat, dan memiliki nafsu makan baik. Salah satu cara mudah untuk menilai kualitas kalkun adalah dari warna tubuh. Semakin gelap warna tubuh kalkun, semakin bagus kalkun tersebut.

3. Pemberian Pakan

Anda tidak perlu pusing mencari pakan bagi kalkun. Anda dapat memanfaatkan sisa makanan rumahan, dedak, hingga enceng gondok. Pemberian pakan dilakukan sebanyak dua kali sehari. Pastikan pakan diberikan dengan takaran yang pas sehingga tidak ada pakan yang tersisa. Lokasi air minum sebaiknya tidak terlalu dekat dengan lokasi pakan agar pakan tidak tercampur dalam air.

4. Perawatan

Kebersihan kandang menjadi hal penting untuk diperhatikan. Pastikan Anda rutin membersihkan kandang dari kotoran. Anda juga perlu memisahkan kandang bagi anak kalkun dengan kalkun dewasa karena anak kalkun membutuhkan tempat yang lebih hangat. Tempatkan beberapa jerami atau lampu dalam kandang anak kalkun untuk membuatnya lebih hangat.

Itulah beberapa cara ternak kalkun bagi pemula. Jangan lupa untuk memberikan vaksin beberapa bulan sekali agar kalkun Anda tidak terserang penyakit. Selamat memulai beternak kalkun di rumah!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Customer Service - Online
Scroll to Top