Untung Menggiurkan! Inilah Cara Ternak Ayam Kampung Mudah Bagi Pemula

Perkembangan industri makanan cepat saji menjadikan permintaan akan daging ayam meningkat drastis. Jenis ayam yang biasanya diminta adalah ayam negeri. Oleh karenanya, bisnis ternak ayam daging sangat digemari. Meskipun ayam negeri lebih populer, namun jangan salah, permintaan akan ayam kampung juga meningkat.

Hal tersebut seiring kesadaran masyarakat akan bahayanya mengonsumsi makanan cepat saji dan ayam negeri yang banyak disuntik bahan kimia. Oleh karenanya, beternak ayam kampung menjadi bisnis menggiurkan karena tingginya peminat. Terlebih harga jual ayam kampung lebih tinggi ketimbang ayam negeri. Apabila Anda tertarik untuk memulai ternak hewan ini, berikut informasi tentang cara ternak ayam kampung bagi bagi pemula.

cara ternak ayam kampung Star Farm

Cara Beternak Ayam Kampung di Lahan Sempit

Ternak ayam kampung biasanya dilakukan oleh masyarakat desa yang memiliki lahan luas sehingga ayam dibiarkan berkeliaran di pekarangan dan mencari makanannya sendiri. Lalu bagaimana jika lahan yang Anda miliki tidak terlalu luas? Jangan khawatir, Anda tetap bisa melakukannya. Inilah cara budidaya ayam kampung yang bisa Anda praktikkan:

1. Menyiapkan Kandang

Apabila Anda tidak memiliki lahan yang luas, Anda hanya perlu memanfaatkan lahan yang Anda miliki secara efisien. Berilah pagar dan jarak minimal 3 meter dari rumah. Hal ini dilakukan agar rumah tetap bersih. Pastikan pagar yang Anda buat cukup tinggi sehingga ayam tidak bisa meloncat keluar. Buatkan atap pada sebagian kandang agar ayam memiliki tempat berteduh ketika hujan.

2. Memilih Indukan

Anda dapat memilih ayam kampung kualitas super untuk mempersingkat waktu panen. Meskipun harganya lebih mahal, namun modal Anda juga dapat kembali lebih cepat. Jika ayam kampung biasa baru bisa di panen setelah 6-7 bulan, ayam kampung super sudah bisa Anda panen setelah 50 hari saja. Daya tahan tubuhnya juga lebih kuat, tingkat kematian hanya 2% saja.

3. Merawat Ayam Kampung

Pada umumnya ayam kampung dibiarkan mencari makan sendiri. Namun jika Anda menginginkan harga jual yang tinggi, pastikan pemberian pakan dilakukan secara rutin dan berkualitas. Anda dapat memberi makan ayam dua kali sehari dengan dedak, bekatul, maupun makanan sisa rumah tangga. Anda juga dapat menanam beberapa sayuran di sekitar kandang agar ayam memiliki makanan sampingan.

Nah, itulah cara ternak ayam kampung yang dapat Anda praktikkan di lahan sempit. Jagalah selalu kebersihan kandang dengan membersihkan kotoran ayam secara rutin. Selamat mencoba bisnis menggiurkan ini di rumah!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Customer Service - Online
Scroll to Top