5 Langkah Mudah Cara Merawat Kelinci Dutch

Kelinci adalah hewan yang sangat menggemaskan dan diburu banyak orang untuk dijadikan hewan peliharaan. Salah satu jenis kelinci yang cukup digemari adalah kelinci dutch. Untuk Anda yang ingin memeliharanya dan belum memiliki pengalaman, ada baiknya mencari tahu cara merawat kelinci dutch.

Cara ini tentu saja akan banyak membantu Anda agar nantinya kelinci dapat tumbuh dengan sehat dan mendapatkan perawatan yang terbaik. Jangan sampai Anda sembarangan memperlakukan kelinci sehingga tumbuh kembangnya tidak optimal atau mudah terserang penyakit.

Cara Merawat Kelinci Dutch

Berikut ini adalah beberapa cara merawat kelinci dutch yang harus Anda perhatikan dengan baik.

1. Makanan dan minuman

Makanan dan minuman kelinci dutch harus diperhatikan dengan baik karena sangat berpengaruh dengan perkembangannya. Sebelum memberikan makanan dan minuman, siapkan terlebih dahulu tempatnya dan pastikan dalam keadaan bersih.

Stock makanan kelinci juga harus tersedia setiap saat dan jangan biarkan kelinci Anda kelaparan. Makanan yang direkomendasikan untuk kelinci antara lain adalah berupa buah seperti wortel, pepaya, apel. Anda juga dapat memberikan rumput dan hay.

Sebisa mungkin hindari memberikan sayuran hijau karena terlalu banyak mengandung gas yang kurang baik bagi pencernaannya. Agar lebih praktis, siapkan juga makanan kering berupa pelet kelinci yang bisa dibeli di toko hewan. Selain praktis dan tahan lama, makanan ini juga dapat menjadi sumber vitamin.

2. Kandang atau tempat tinggal kelinci

Hal lain yang sangat penting untuk diperhatikan tentu saja adalah kandang kelinci. Sebelum membeli kelinci, pastikan Anda sudah memiliki kandang yang layak agar dapat hidup dengan nyaman.

Sesekali Anda juga dapat melepaskannya di taman atau di lingkungan yang sejuk untuk bermain. Dengan membiarkannya bermain dan berlari ke sana kemari, kelinci akan merasa bahagia dan ruang geraknya tidak terhambat.

3. Membersihkan kandang

Perhatikan kebersihan kandang dari kelinci dutch dengan membersihkannya secara rutin. Bersihkan kandang secara teratur dari sisa makanan maupun kotorannya agar terhindar dari penyakit.

Biasanya lingkungan yang kotor akan membuat kuman berkembang dengan cepat dan menyerang kekebalan tubuh kelinci.

4. Pencegahan kelinci agar tidak stress

Kelinci adalah salah satu hewan yang mudah terkena stres. Beberapa hal yang dapat mencegah kelinci stres adalah sebagai berikut ini:
1) Berikan porsi makan yang seimbang dengan makanan yang bernutrisi. Berikan vitamin sebagai pelengkap agar daya tahan tubuhnya semakin baik.
2) Tempatkan kelinci pada kandang yang ukurannya sesuai dengan ukuran tubuhnya. Pastikan dia memiliki ruang gerak yang cukup agar tidak stres.
3) Jangan terlalu sering menggendong kelinci. Biarkan kelinci bergerak bebas karena dia tidak suka dimanja dengan digendong seperti kucing ataupun anjing.
4) Jangan meletakkan kelinci terlalu lama di dalam kandang. Sering-seringlah membiarkan kelinci bermain di alam bebas agar tidak cepat bosan dan stres.
5) Sediakan boks khusus untuk meletakkan kotorannya. Hal ini sangat penting untuk menjaga kebersihan kandang.

5. Memandikan kelinci

Seperti yang kita tahu, kelinci memiliki bulu yang terbilang cukup tebal dan harus dirawat. Bila dibiarkan begitu saja, bulu dapat menjadi kotor, menggumpal dan menjadi sarang penyakit. Oleh karena itu Anda harus memandikannya dengan cara yang tepat yaitu dengan mengguyurnya menggunakan air hangat.

Tambahkan shampoo pada saat memandikan dan sisirlah bulunya dengan sikat yang halus agar kotoran hilang. Setelah selesai memandikan, segera keringkan bulu kelinci dan sisir kembali dengan perlahan. Anda dapat memandikan kelinci 2 minggu sekali.

Butuh ketelatenan dan kehati-hatian dalam memelihara kelinci. Semoga cara merawat kelinci dutch di atas dapat menjadi referensi dan panduan untuk Anda. Hindarkan kelinci dari rasa stres agar dia dapat hidup dengan nyaman dan sehat.

Leave a Reply

0
Scroll to Top