Cara Menanam Kemangi di Tegalan yang Benar Agar Tidak Mudah Mati

Tidak semua orang mengetahui cara menanam kemangi di tegalan yang benar. Kebanyakan, masyarakat tidak terlalu memberikan perhatian khusus pada tanaman ini. Akibatnya, tanaman menjadi kurang nutrisi, kurus, layu dan mati. Padahal, kemangi merupakan tanaman yang mudah sekali ditanam. Tidak banyak perawatan khusus ataupun perhatian intensif. Jika memiliki kemangi di rumah atau tegalan, Anda akan mendapatkan banyak sekali manfaatnya.

Cara Menanam Kemangi di Tegalan yang Benar dan Tepat

Kemangi adalah salah satu jenis tanaman yang khas karena memiliki bau dan rasa yang unik. Aroma tanaman inilah yang membuat kemangi menjadi salah satu sayuran yang dikonsumsi secara mentah. Aromanya bisa mengharumkan dan menghilangkan bau mulut.

Tanaman kemangi memiliki ciri yaitu tingginya sekitar 100 cm dengan daun berwarna hijau muda. Tanaman ini tumbuh baik di lahan dengan ketinggian 500 mdpl. Penanaman kemangi dilakukan dari bijinya yang kecil dan berwarna hitam.

Berikut ini adalah cara menanam kemangi di tegalan yang benar yang bisa Anda pelajari. Diantaranya adalah :

1. Persiapan Lahan

Lahan yang baik adalah lahan yang dipersiapkan terlebih dahulu. Ini sangat penting sebagai upaya menyediakan nutrisi dan kebutuhan tanaman lainnya supaya bisa tumbuh dengan baik dan subur.

Berikut adalah cara pengolahan lahan yang tepat, yaitu :

  • Cangkul tanah dan bentuk tegalan dengan ukuran 1×3 meter atau menyesuaikan lebar tegalan
  • Taburkan pupuk kompos atau pupuk kandang di atas tegalan dengan merata
  • Aduk dengan cangkul supaya tanah dan kompos tercampur rata
  • Biarkan tanah selama 2 hari

2. Penanaman Benih

Benih kemangi tidak ditanam secara langsung ke tegalan melainkan disemaikan terlebih dahulu. Keringkan benih dengan cara menjemur di bawah terik matahari. Hal ini bertujuan supaya kandungan air dalam benih menyusut sehingga tidak mudah busuk.

Taburkan benih kemangi pada media semai yang terbuat dari campuran tanah dan kompos. Lapisi benih dengan tanah dan siram sedikit air. Usahakan supaya tanah tidak terlalu becek dengan membatasi penyiraman.

Saat benih sudah tumbuh setinggi 5 cm atau memiliki beberapa helai daun, Anda bisa mulai memindahkannya ke tanah tegalan. Berikan jarak antar tanaman agar tidak tumbuh terlalu rapat. Tanaman yang terlalu rapat akan mengganggu asupan sinar matahari.

3. Proses Perawatan

Proses perawatan adalah salah satu proses terpenting dalam cara menanam kemangi di tegalan yang benar. Dengan proses perawatan yang tepat, tanaman kemangi dapat tumbuh subur dan sehat.

Penyiraman tanaman dapat dilakukan pada pagi dan sore hari, tergantung dari kebutuhan tanaman. Jika tanah terlalu kering, Anda bisa menyiramnya dua kali sehari. Jika tanah masih lembab, tidak perlu terlalu sering menyiram.

Anda juga bisa menambahkan pupuk jika terlihat tanaman kurang sehat seperti daun yang layu atau kekuningan. Sebaiknya gunakan pupuk kandang untuk menghindari bahaya bahan kimia mengingat makanan ini banyak dikonsumsi secara mentah.

4. Proses Memanen Kemangi

Daun kemangi dapat dipanen saat usia 2 bulan. Tanaman ini akan nampak hijau dan segar. Baunya wangi beraroma khas kemangi. Anda bisa memotong tangkai daun teratas atau potong batang yang muda. Kemangi akan memunculkan batang baru dari ketiak batang untuk kelangsungan pertumbuhannya.

Sangat mudah bukan? Cara menanam kemangi di tengalan yang benar di atas bisa Anda praktekkan langsung di rumah. Menanam kemangi tidak ada ruginya dan justru akan memberikan banyak keuntungan. Anda bisa menggunakannya sebagai sayur, campuran makanan hingga lalapan. Selamat mencoba.

Leave a Reply

0
Scroll to Top