Panduan Teknik Budidaya Tanaman Hias Yang Mudah

Banyak orang menanam tanaman hias lantaran beberapa alasan, ada yang sekedar mengisi waktu luang, atau memang sudah menjadi hobi. Untuk menjadikan tanaman subur dan berkembang biak dibutuhkan suatu teknik budidaya tanaman hias yang tepat.

Apabila didalami lebih lanjut, budidaya tanaman hias ini bisa dijadikan sebagai tambahan income. Tanaman hias ini kini merupakan peluang bisnis yang menjanjikan.

Panduan Lengkap Teknik Budidaya Tanaman Hias

Meski tidak diperuntukkan tujuan komersil, budidaya tanaman hias ini bisa dijadikan panduan saat Anda hendak bercocok tanam. Dengan menanam aneka macam tanaman hias ini, rumah lebih bernilai estetik.

Lalu bagaimana langkah mudah dalam berbudidaya tanaman satu ini? Yuk simak ulasannya.

1. Melakukan persemaian

Langkah pertama yang harus dilakukan saat hendak budidaya tanaman ini adalah melakukan persemaian. Pemilihan bibit unggul yang berkualitas menjadi penentu kualitas pertumbuhan tanaman hias ke depannya.

Selanjutnya Anda harus mempersiapkan media tanam yang gembur, subur, dan bebas dari hama. Gunakan bahan campuran organik dan anorganik demi meraih media tanam ideal. Perbandingan untuk media semai adalah 1:1:1 antara tanah, pupuk dan juga sekam. Siapkan wadah persemaian seperti baki atau polybag.

Untuk persemaian benih ada tata caranya tersendiri yakni:

  • Isi wadah persemaian dengan media tanam lalu siram secara perlahan.
  • Semai benih pada wadah bisa dengan menabur atau membuat kecil, kemudian tutup dengan media tanam secara tipis.
  • Simpan wadah ditempat yang teduh dan lakukan penyiraman selama 1 atau kali sehari
  • Benih akan berkecambah dalam kurun waktu 4-6 hari.
  • Proses persemaian dilakukan selama 15-30 hari hingga tanaman cukup besar dan siap dipindahkan di media yang lebih besar seperti pot.

2. Penanaman benih

Penanaman benih yang telah disemaikan dapat ditanam pada wadah pot atau langsung di lahan terbuka. Untuk penanaman dalam pot gunakan perbandingan 2:1:1 untuk tanah, sekam dan pupuk kandang. Pilihlah pot yang sesuai dengan besarnya tanaman hias.

Sementara untuk penanaman langsung di lahan terbuka Anda hanya perlu mencampur lahan dengan campuran pupuk kandang. Jika lahan seluas 1m2 maka pupuk yang digunakan berkisar 1-2 kg. Jangan lupa untuk mengatur jarak, agar tanaman bisa tumbuh dengan optimal

3. Proses pemeliharaan

Dalam teknik budidaya tanaman hias, salah satu point penting untuk pertumbuhan tanaman adalah proses pemeliharaannya. Tanaman hias cukup disirami satu kali dalam sehari sekitr pukul 6 hingga 9 pagi.

Hindari menyirami tanaman pada siang atau sore hari agar tanaman tidak cepat layu. Jika Anda tidak memiliki waktu di pagi hari, Anda bisa mengalihkan waktu penyiraman. Anda bisa menyirami pada malam hari setelah jam 6 sore atau sekitar pukul 8 malam.

Agar tanaman tumbuh optimal berikanlah nutrisi seperti pupuk majemuk NPK 15-1515 dengan dosis 2-5 gr. Pemberian pupuk bisa dilkukan seminggu sekali. Lakukan penyiangan untuk pembersihan gulma secara berkala. Jika menggunakan pestisida pilihlah pestisida ramah lingkungan.

4. Penempatan tanaman

Tanaman hias membutuhkan sinar matahari untuk tetap tumbuh, untuk itu pilihlah tempat yang terkena cahaya matahari. Hindari juga daerah yang ternaungi karena akan mengurangi tingkat produktivitas tanaman. Berikan sirkulasi udara yang baik agar tanaman hias juga bisa bernafas layaknya manusia.

Keempat teknik budidaya tanaman hias di atas , bisa Anda praktekkan di rumah. Anda bisa mulai menerapkannya untuk kemudian dijadikan sebagai ladang usaha. Setiap satu tanaman akan memberikan dampak kebaikan untuk bumi dan lingkungannya.

Leave a Reply

0
Scroll to Top