fbpx

5 Jenis Tumbuhan Pengganggu (Gulma) yang Bermanfaat

Tumbuhan gulma terdiri dari banyak ragam dan jenisnya, tergantung kondisi dan dimana gulma  tumbuh. Dari sekian banyaknya jenis gulma, tentu tidak semuanya merugikan bagi manusia dan sekitarnya.

Terdapat beberapa jenis tumbuhan gulma yang sudah diketahui memiliki manfaat bagi aspek kehidupan di muka bumi. Dan mungkin masih terdapat jenis tumbuhan gulma lain yang belum diketahui manfaat dan kegunaannya.

Berikut ialah beberapa jenis tumbuhan gulma yang diketahui memiliki manfaat dan kegunaan bagi aspek kehidupan:

1. Ilalang (Imperata cylindrica)

freepik.com (Imperata cylindrica)

Alang-alang atau ilalang ialah tumbuhan sejenis rumput yang memiliki daun tajam. Tumbuhan ini umumnya tumbuh dengan subur di lahan terbuka yang tidak digunakan atau di padang liar.

Bagian akar yang berwarna putih dimanfaatkan sebagai bahan obat tradisional. Hal ini diyakini karena mampu mengobati beberapa penyakit seperti sariawan, demam, panas dalam, mimisan, sakit ginjal dan mengatasi kencing darah.

2. Tapak Liman (Elephantopus scaber)

flickr.com (Elephantopus scaber)

Tapak liman termasuk tumbuhan tegak yang berasal dari Amerika tropis yang sekarang banyak ditemukan di negara Asia. Bentuk tumbuhan tapak liman mirip dengan tumbuhan tempuyung. Akan tetapi masih dapat dibedakan melalui daun yang tumbuh melingkar seperti kipas, serta tekstur daun yang berbulu dan sedikit berkilau.

Tumbuhan ini sering digunakan oleh masyarakat Gayo sebagai obat tradisional untuk mengobati penyakit diare.

3. Sintrong (Crassocephalum crepidioides)

flickr.com (Crassocephalum crepidioides)

Sintrong merupakan tumbuhan berbentuk terna dari anggota suku Asteraceae. Tumbuhan ini mampu tumbuh di kebun atau di pekarangan rumah, serta lahan-lahan terlantar. Sintrong ialah tumbuhan yang berasal dari Afrika tropis yang telah menyebar ke seluruh wilayah tropika Asia, termasuk Indonesia.

Di daerah sunda, tumbuhan sintrong bisa dimanfaatkan untuk dikonsumsi secara langsung sebagai lalapan. Selain itu, sintrong dipercaya mampu melancarkan penyakit pencernaan, mampu meningkatkan kekebalan tubuh, serta dapat menyehatkan kulit.

4. Sambiloto (Andrographis paniculata)

flickr.com (Andrographis paniculata)

Tumbuhan sambiloto ialah tumbuhan terna tegak yang memiliki khasiat. Sambiloto diduga berasal dari Asia tropika dan menyebar luas hingga ke pulau Jawa.

Kashiat dari tumbuhan sambiloto  ialah mampu mencegah penyakit radang, memperlanacar buang air kecil, merupakan obat sakit perut, serta mampu menurunkan demam.

5. Pegagan (Centella asiatica)

freepik.com (Centella asiatica)

Pegagan atau antanan (sunda) merupakan salah satu tumbuhan liar yang berasal dari daerah Asia tropis, di Asia Tenggara hingga Australia. Tumbuhan pegagam dipercaya dan terbukti sebagai tumbuhan yang mampu meningkatkan daya ingat. Selain itu, manfaat pegagan untuk kesehatan kulit sudah tidak dapat diragukan lagi. Banyak berbagai jenis dan merek kosmetik yang menggunakan bahan baku pegagan. Kandungan zat kimia triterpenoid di dalam daun pegagan bermanfaat untuk mempercepat penyembuhan luka, meningkatkan pasokan darah di sekitar luka serta memperkuat sistem jaringan pada kulit.

Leave a Reply

0
Scroll to Top