6 Tips Menyimpan Pakan Hewan yang Benar Supaya Awet dan Tidak Mudah Rusak

Mempersiapkan pakan hewan bukan hanya perkara mencari bahan yang baik dan berkualitas, namun juga cara penyimpanannya. Ini adalah tips menyimpan pakan hewan yang benar supaya kualitasnya tetap terjaga dan tidak mudah rusak.

Pakan hewan yang rusak sudah tidak bisa diberikan pada ternak. Jika dipaksakan, hal ini akan membahayakan hewan ternak itu sendiri. Maka dari itu, penyimpanan pakan harus benar dan tepat.

Tips Menyimpan Pakan Hewan yang Benar dan Tepat

Pakan adalah hal utama yang harus dipersiapkan oleh peternak dalam usaha budidayanya. Pemberian pakan tidak boleh kurang atau terlambat. Hal ini akan berpengaruh terhadap hasil panennya kelak.

Pakan yang diberikan pada ternakpun harus yang benar-benar baik. Setiap proses pemberian pakan, usahakan untuk mengecek terlebih dahulu apakah pakan tersebut masih baik dan tidak rusak. Ini wajib untuk menjaga kesehatan ternak.

Karenanya, penting bagi peternak mengetahui tips menyimpan pakan hewan yang benar berikut ini. Tujuannya, supaya pakan ternak dalam kondisi terjaga.

1. Pastikan Kualitas Pakan

Tips yang pertama adalah memastikan bahwa kualitas pakan yang akan disimpan masih terjaga dengan baik. Anda harus mengontrol kandungan airnya. Kandungan air tidak boleh melebihi 13 persen supaya pakan tidak mudah rusak.

Jika ingin menyimpan pakan dalam jumlah banyak, perhatikan pula makanan-makanan yang mengandung protein dan nutrisi tinggi. Sebaiknya penyimpanan dilakukan secukupnya sesuai dengan jumlah hewan ternak.

Hal ini bertujuan supaya pakan yang disimpan tidak tersimpan terlalu lama. Selain dapat merusak komponen nutrisi di dalamnya, pakan pun memiliki masa kadaluarsa. Saat pakan sudah rusak, Anda harus membuangnya.

2. Gunakan Kemasan yang Baik

Saat menyimpan makanan ternak, Anda harus memperhatikan jenis kemasan penyimpanannya. Kemasan terbaik adalah karung atau wadah lainnya. Usahakan untuk terhindar dari kondisi lembab dan terkena sinar matahari secara langsung.

Pakan yang disimpan dalam kondisi lembab akan mudah rusak dan mengurangi kualitasnya. Hal ini dikarenakan, kondisi lembab adalah tempat yang disenangi jamur dan bakteri.

3. Pilih Metode Penyimpanan yang Tepat

Ada dua jenis metode penyimpanan yang bisa Anda gunakan yaitu :

  • Metode Simpan Dingin
    Metode yang satu ini memanfaatkan alat pendingin seperti kulkas dan freezer untuk menyimpan pakan. Hanya saja, penyimpanan pakan di kulkas nampaknya tidak sesuai dengan peternak berskala kecil karena akan menghabiskan biaya.
  • Metode Simpan Kering
    Metode kedua adalah yang paling banyak digunakan yaitu menyimpan dalam kondisi kering. Penyimpanan ini dilakukan di ruang terbuka dengan suhu normal ruangan.

Tips menyimpan pakan hewan yang benar adalah peternak harus mereduksi air untuk menurunkan potensi terjadi kelembaban. Teknik penurunan air biasanya dilakukan dengan menjemur bahan makanan.

4. Susun Karung Pakan dengan Tepat

Penyimpanan makanan di gudang harus ditata dengan rapi dan diberi alas. Bagian alas biasanya menggunakan kayu pallet di atas tumpukan bata. Pemberian alas ini bertujuan supaya kelembaban dari tanah tidak merembet ke pakan.

5. Rajin Mengontrol Gudang Pakan

Jadwalkan untuk selalu mengontrol gudang pakan ternak. Bersihkan gudang agar tidak banyak kotoran yang menempel. Anda juga harus sering mengecek kondisi kelembaban dan lain sebagainya.

6. Kontrol Kualitas Pakan secara Berkala

Jika Anda menyimpan makanan dalam jumlah besar, pastikan untuk selalu mengontrol dengan rutin. Pastikan tidak ada jamur yang tumbuh. Keluarkan makanan yang paling dahulu disimpan untuk diberikan kepada ternak.

Itulah 6 tips menyimpan pakan hewan yang benar dan tepat. Dengan penyimpanan yang termonitoring dengan baik, kualitas pakan Anda dijamin akan selalu terjaga. Hewan ternak akan bisa terus mengonsumsi makanan berkualitas.

Leave a Reply

0
Scroll to Top