Tingkatkan Hasil Panen, Ini Cara Membuat Pelet Lele dari Kotoran Sapi

Pakan merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan jika Anda merupakan pegiat budidaya hewan ternak. Ikan lele misalnya, adalah salah satu hewan yang paling banyak diternak. Sebab perawatannya tidak terlalu sulit. Meski demikian, harga pakan ikan yang terbilang cukup tinggi di pasaran, tak jarang mendorong para peternak memutar otak. Kali ini, mari kita ulas cara membuat pelet lele dari kotoran sapi yang bisa mudah dilakukan. Selain mudah, cara ini juga tidak memakan banyak biaya.

Langkah untuk Membuat Pelet Lele dari Kotoran Sapi

Beberapa tahapan berikut ini merupakan cara membuat pelet lele. Adapun beberapa hal perlu Anda siapkan seperti berbagai peralatan dan perlengkapan untuk membuat pakan lele. Untuk lebih jelasnya, mari kita bahas tahap demi tahap. 

  1. Menyiapkan Bahan

Langkah pertama yang perlu dilakukan untuk membuat pelet lele dari kotoran sapi yakni bahan utama. Pada umumnya, bahan dasar yang paling banyak digunakan dan dibutuhkan adalah 10 kilogram kotoran sapi. Kotoran sapi itu sebelumnya telah didiamkan selama lima hari hingga seminggu di ruangan terbuka. 

 

  1. Beri Probiotik Cair

Setelah bahan utama disiapkan dalam sebuah wadah besar. Beri sedikit air biasa yang sekiranya cukup membuat kotoran sapi melumat. Lalu beri adonan kotoran sapi tersebut cairan probiotik. Biasanya EM4 adalah jenis probiotik cair yang paling banyak digunakan. Produk-produk probiotik cair itu pun bisa ditemukan di toko-toko pertanian. 

 

  1. Simpan di Tempat Tertutup

Setelah adonan kotoran sapi diberi cairan probiotik, simpanlah di drum atau gentong yang bisa ditutup dan kedap udara. Caranya adalah dengan memasukan kotoran sapi ke dalam wadah tersebut. Lalu, berikan lagi cairan probiotik sebanyak 200 mililiter, atau kurang lebih 20 tutup botol. Selanjutnya, aduklah kotoran sapi di dalam gentong. 

 

  1. Menunggu Proses Penguraian

Cara membuat pelet lele dari kotoran sapi selanjutnya adalah menunggu proses fermentasi atau penguraian. Proses tersebut merupakan tahapan setelah kotoran sapi disimpan di dalam drum atau gentong. Penyimpanannya harus ditutup rapat dan diusahakan tidak ada celah udara sedikit pun. Sebab, celah udara bisa menggagalkan proses fermentasi di mana cacing akan mulai hidup. 

 

Untuk proses pendiaman dibutuhkan waktu 24 jam. Setelah itu, Anda bisa memberi sedikit celah udara masuk ke dalam drum atau gentong, misalnya melalui lubang kecil pada tutup. Semakin banyak cacing yang tumbuh dan hidup, menandakan proses fermentasi dilakukan dengan baik. Tak hanya itu, proses fermentasi disarankan untuk dilakukan dalam kurun waktu cukup lama hingga cacing yang hidup benar-benar siap menjadi pakan untuk ternak lele. 

 

Pada dasarnya, cara membuat pelet lele dari kotoran sapi itu tidak serta merta memberikan hasil fermentasi kepada ikan. Anda masih harus membersihkan hasil fermentasi kotoran sapi dari cacing-cacing yang hidup. Sebab, yang menjadi pakan untuk lele adalah cacing-cacing tersebut. Yang perlu diperhatikan pula, pemberian pakan cacing dari kotoran sapi hanya bisa diberikan pada ikan lele yang sudah sanggup memakannya. 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *