Sapi Brangus, Sapi Pedaging Hasil Persilangan yang Jarang Sakit

Pernahkah mendengar tentang salah satu jenis sapi ternakan yang bernama sapi Brangus? Ya, sapi yang satu ini diperoleh dari hasil kawin silang antara sapi Angus dengan sapi Brahman. Brangus diambil dari singkatan dua nama Brahman dan Angus.

Jenis sapi yang satu ini cukup populer di Indonesia dan banyak diternakkan. Salah satu keunggulannya adalah tahan penyakit dan virus. Penasaran dan ingin tahu lebih banyak tentang jenis sapi yang satu ini?

Ciri dan Karakter Sapi Brangus

Sapi Brangus didapatkan dengan mengawinkan sapi Brahman betina dan sapi Angus jantan. Karakter Brangus didapatkan dari induk betinanya sedangkan ciri fisiknya diperoleh dari induk jantannya. Berikut ini adalah ciri-ciri dari sapi persilangan ini, diantaranya adalah:

1. Memiliki Rasio Ideal

Brangus memiliki rasio yang ideal dari hasil persilangannya yaitu gen Brahman sebanyak 37,5 persen dan Angus sebanyak 62,5 persen. Karena itulah, penampilan fisiknya lebih condong dan mirip sapi Angus.

2. Tubuh yang Kompak

Sapi ini mempunyai bentuk tubuh yang kompak dan tangguh. Telinganya besar dengan struktur kulit yang longgar dan berlipat-lipat. Bagian punggung dan bokong sangat menonjol.

3. Bobot yang Berat

Sapi ternakan ini disukai karena tumbuh dengan sangat cepat dan besar. Tubuh mereka bisa berukuran 900 kg untuk jenis jantannya. Berbeda dengan sapi biasa yang umumnya hanya berbobot 500 kg.

4. Warna Tubuh

Brangus dilahirkan dengan beragam warna kulit tubuh tergantung dari dominasi gennya. Ada yang berwarna hitam total dan ada pula yang merah total. Salah satu keunikannya adalah tidak ada kombinasi warna. Namun, hal ini juga menjadi indikasi bahwa mereka mewarisi gen yang baik dari leluhur atau indukannya.

5. Tidak Bertanduk

Salah satu ciri fisik yang paling menonjol dari sapi Brangus adalah ketiadaan tanduk. Tanduk seringkali memunculkan masalah bagi para peternak. Pasalnya, keberadaan tanduk mungkin akan membahayakan dan menjadi sumber penderitaan bagi keturunan sapi.

Biasanya peternak akan merasa cemas karena tanduk yang terlalu besar dan panjang. Hewan-hewan ini kerap kali melukai anaknya yang masih berada di bawah umur. Terkadang mereka bersikap impulsif dan tidak terduga.

6. Mudah Beradaptasi

Sapi Brangus termasuk salah satu hewan yang memiliki kemampuan adaptasi tinggi di tempat yang baru. Mereka sangat mampu hidup di semua jenis iklim. Daerah lembab, temperatur tinggi, matahari terik, dingin menyengat dan lain sebagainya.

7. Tangguh

Brangus juga merupakan jenis sapi yang tangguh dan mampu bertahan hidup dengan baik. Meskipun mereka hidup di daerah kawasan padang rumput yang tandus, hewan ini masih mampu menghasilkan daging yang baik.

8. Tahan Terhadap Penyakit dan Virus

Salah satu keunggulan Brangus adalah kemampuannya untuk melawan beberapa penyakit dan virus dengan daya tahan tubuh alamiahnya. Hewan ini sangat jarang dijangkiti penyakit. Mereka juga jarang mengalami kembung dan berkutu.

9. Tingkat Kesuburan Tinggi

Sapi ini memiliki tingkat kesuburan yang tinggi dan seringkali ditemui melahirkan sebelum masa produktifnya. Sifat ini didapatkan dari gen sapi Angus yang memiliki karakter serupa.

Sapi ini seharusnya mulai berkembang biak di usia 14 bulan. Mereka akan kawin dan menghasilkan anak di usia 2 tahun. Masa produktifnya cukup panjang dan meningkat di usia remajanya.

10. Kualitas Daging yang Baik

Salah satu alasan menernakkan sapi ini adalah karena kualitas dagingnya yang baik. Daging sapi keturunan Brahmana dan Angus ini memiliki tingkat kelembutan yang bagus, lemaknya sedikit dan kualitas marmer yang baik.

Itulah ciri dan kelebihan sapi Brangus yang perlu Anda ketahui. Sapi yang satu ini mulai mendominasi pasar sapi pedaging di Indonesia. Selain karena kualitas dagingnya, sapi ini juga mempunyai karakter yang baik dan jinak saat dipelihara.

Leave a Reply

0
Scroll to Top