4 Cara Mudah Mengatasi Penyakit Moler Pada Bawang Merah

Bawang merah adalah salah satu bahan olahan masakan yang cukup penting, kehadirannya dimanfaatkan sebagai penguat rasa dan penguat aroma. Dengan kegunaannya tersebut, bawang menjadi bahan masakan yang paling banyak dibutuhkan sehingga sangat menguntungkan bagi petani bawang. Tapi sayangnya bawang sering kali mengalami gagal produksi karena mengalami berbagai penyakit, salah satunya moler. Moler adalah penyakit yang disebabkan oleh oxysporum f.sp capae yang biasanya membuat tanaman mendadak layu. Tak hanya itu, serangan penyakit moler juga sering kali membuat akar tumbuhan busuk hingga membuatnya mati. Oleh karena itu, yuk pelajari beberapa cara menangani penyakit moler pada bawang merah berikut ini.

4 Cara Mengatasi Penyakit Moler Pada Bawang Merah

Hadirnya penyakit moler pada tanaman bawang merah tentu akan memberikan kerugian bagi para petani karena bisa menyebabkan gagal panen. Jika tanaman sudah terkena moler, maka berikut adalah beberapa cara mengatasinya:

1. Segera Mencabut Tanaman yang Terinfeksi

Untuk menghindari penularan infeksi penyakit moler, Anda harus segera mencabut tanaman yang sudah terinfeksi sesegera mungkin. Penyakit moler akan sangat mudah menular dari satu tanaman ke tanaman lain, sehingga pemotongan penularan dengan cepat akan sangat diperlukan. Setelah mencabut tanaman yang terinfeksi, biarkan tanah bekas tanaman tersebut terpapar sinar matahari untuk mematikan sumber penyakit moler secara menyeluruh.

2. Pergiliran Tanaman

Lakukanlah pergiliran tanaman dengan jenis lain, tentu saja selain jenis inang. Strategi ini dirasa cukup efektif untuk mematikan siklus jamur fusarium penyebab penyakit moler dalam tanah.

3. Penyemprotan atau Penaburan Trichoderma sp.

Trichoderma sp. merupakan cendawan yang bisa Anda buat sendiri maupun dibeli di toko pertanian. Penyemprotan trichoderma sp. dianggap efektif dalam mengendalikan dan mengurangi persentase penyakit moler. Caranya mudah, Anda hanya perlu menyebarkan trichoderma dengan tanah secara merata, Anda bisa mencampurnya dengan pupuk kandang.

4. Penyemprotan Fungisida

Penyemprotan fungisida bisa Anda lakukan jika beberapa cara sebelumnya tidak berhasil. Anda bisa menyemprotkan fungisida dengan bahan aktif berbeda, seperti propineb, benomil, dan mankozeb dengan konsentrasi 0,1 persen. Pemberian fungisida bisa dilakukan bergantian dengan selang minimal 3 hari.

Itulah beberapa cara mengatasi penyakit moler pada bawang yang sering kali menyerang tanaman. Sebelum mengobatinya, pastikan Anda sudah mengenali gejalanya terlebih dahulu. Jangan lupa juga untuk selalu melakukan kontrol tanaman Anda, selamat mencoba!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
× Customer Service - Online