Upaya Pencegahan Penyakit Kambing Perah untuk Ternak Berkualitas

Produktivitas hewan ternak sangat dipengaruhi oleh tingkat dan kondisi kesehatannya. Itulah mengapa menjaga kesehatan hewan ternak itu sangat penting, terutama kambing perah. Jika kesehatan kambing perah buruk atau sakit-sakitan, tentu saja ia tidak akan bisa maksimal dalam menghasilkan susu. Di sini, peran peternak sangatlah penting. Peternak harus berusaha menjaga dan melakukan upaya pencegahan penyakit kambing perah. Kambing perah yang sehat dan terjaga akan menghasilkan banyak susu yang baik pula.

Upaya Pencegahan Penyakit Kambing Perah

Pada dasarnya, jenis penyakit pada kambing perah dibedakan menjadi dua jenis. Penyakit yang pertama adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi. Penyakit ini umumnya disebabkan oleh berbagai virus, bakteri, kuman hingga cendawan. Sedangkan penyakit yang kedua adalah yang disebabkan oleh kurangnya nutrisi yang seharusnya dikonsumsi oleh kambing.

Peternak harus mengetahui semua jenis penyakit yang mungkin akan muncul. Dengan demikian, mereka akan memiliki cara atau langkah yang akan dilakukan untuk pencegahan penyakit kambing perah ini. Berikut ini adalah beberapa ringkasan tentang cara-cara mencegah berbagai macam penyakit. Diantaranya adalah :

1. Melakukan Vaksinasi

Vaksinasi sama halnya dengan imunisasi yang dilakukan pada manusia. Vaksinasi adalah memasukkan virus atau bakteri dengan tujuan supaya tubuh kambing mampu membentuk antibodi lebih dini. Dengan adanya antibodi, jika virus atau bakteri sesungguhnya datang menyerang, tubuh kambing sudah memiliki tentara dan perisai untuk melawannya. Hewan ternak pun juga membutuhkan vaksinasi supaya mereka memiliki kekebalan terhadap suatu penyakit tertentu.

Vaksinasi sangat diperlukan untuk mencegah kambing mengalami dua penyakit yang paling sering muncul yaitu penyakit radang ambing atau mastitis dan penyakit scabies. Penyakit radang ambing adalah peradangan yang terjadi di daerah ambing atau daerah kelenjar susu karena infeksi bakteri patogen. Sedangkan penyakit scabies adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit yang mengakibatkan koreng atau luka kering di tubuh kambing. Kedua penyakit ini adalah yang paling sering menyerang kambing perah.

2. Aktivitas yang Harus Dilakukan Peternak

Setelah memberikan vaksinasi pada kambing perah, hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah memberikan perawatan dan pemeliharaan sebaik mungkin. Dalam hal ini peternak harus memperhatikan hal-hal berikut, yaitu :

  • Memberikan Pakan Ternak Bergizi
    Makanan yang sehat akan membuat dan menguatkan tubuh dalam melawan penyakit yang mungkin mampir. Berikan makanan yang kaya gizi dan seimbang supaya kekebalan tubuh kambing jadi meningkat. Peternak juga bisa menambahkan pakan konsentrat untuk memberikan asupan gizi yang seimbang.
  • Menjaga Kebersihan Kandang
    Peternak juga harus memperhatikan kebersihan kandang. Ini merupakan salah satu cara pencegahan penyakit kambing perah yang paling tepat. Dengan kandang yang bersih, peternak dapat mencegah berbagai serangan penyakit dan semua penyebarannya. Adapun cara mengatur dan menjaga kebersihan kandang adalah dengan cara :
    a. Memastikan jumlah cahaya yang masuk ke kandang cukup memadai
    b. Ventilasi yang berfungsi dengan baik
    c. Menerapkan biosekuriti, atau upaya pencegahan tertularnya penyakit dari satu kandang ke kandang lain.
    d. Mengatur jumlah populasi kambing perah dalam satu kandang. Pastikan untuk memperhatikan jumlah kambing yang ada dalam satu kandang. Jumlah yang berlebihan bisa membuat kambing stress.

3. Cek Selalu Kondisi Kambing Perah

Hal yang paling penting dalam mencegah penyakit adalah bisa mengetahui sejak dini. Peternak harus selalu dalam kondisi siaga untuk bisa melihat kondisi ternaknya. Jika gejala suatu penyakit sudah muncul sejak awal, penanganan bisa lebih cepat.

Demikianlah sedikit ringkasan tentang upaya pencegahan penyakit kambing perah. Semoga dengan sedikit pengetahuan bisa membuka pengetahuan peternak menjadi lebih luas. Mari jaga dan pelihara hewan-hewan ternak dengan baik supaya mereka bisa tumbuh dengan sehat dan produktif.

Leave a Reply

0
Scroll to Top