Bagaimana Cara Mengawinkan Marmut yang Baik dan Benar? Yuk Simak

Yuk simak beberapa cara mengawinkan marmut dengan baik dan benar berikut ini!

Marmut menjadi salah satu hewan pengerat yang cukup banyak dipelihara. Hal ini disebabkan karena binatang ini tidak sulit untuk dipelihara. Selain itu, marmut juga memiliki wajah yang menggemaskan dan tubuh mungil dengan bulu yang beragam.

Apabila Anda ingin merawat dan ternak marmut, maka Anda harus melakukan berbagai langkah untuk mengembangbiakkannya. Cara mengawinkan marmut dengan benar tidaklah sulit jika sudah tahu caranya.

Langkah Mengawinkan Marmut yang Benar

Untuk beternak, ada beberapa cara mengawinkan marmut yang bisa Anda lakukan dengan baik dan benar, antara lain:

1. Siapkan Kandang

Kandang merupakan salah satu aspek penting dalam ternak marmut karena akan menjadi tempat tinggal dan berkembang biak. Oleh karena itu, Anda perlu menyiapkan kandang nyaman dengan ukuran 100 cm x 60 cm.

Berikan alas yang aman pada kandang seperti kain, kertas, atau potongan kayu. Jangan lupa juga untuk menyediakan jerami yang biasanya dijadikan tempat bersarang sekaligus buat camilan.

2. Pilih Indukan Siap Kawin

Langkah berikutnya adalah dengan memilih indukan marmut yang sudah siap kawin. Binatang pengerat ini biasanya memasuki usia siap kawin ketika umurnya mencapai 2 atau 3 bulan.

Pastikan memiliki indukan yang sehat dan berkualitas agar melahirkan anak yang berkualitas pula. Saat pertama kali di masukkan ke kandang, marmut indukan ini biasanya akan saling menyerang karena belum terbiasa. Namun, lama kelamaan keduanya akan mulai terbiasa hingga pada tahap perkawinan.

3. Berikan Nutrisi Tambahan

Saat dalam proses perkawinan, maka Anda sebaiknya berikan nutrisi tambahan untuk si induk. Selain makanan marmut yang bisa dibeli di toko, Anda juga bisa memberikan tambahan sayuran hijau, seperti selada atau yang lainnya.

Tak hanya sayuran, berikan pula potongan buah atau nutrisi yang mengandung vitamin C. Pemberian nutrisi tambahan ini diberikan agar hewan ini semakin sehat dan meningkatkan gairahnya. Jangan lupa untuk selalu sediakan air bersih untuk minum.

4. Vaksin

Tak hanya makanan, marmut juga membutuhkan vaksin untuk memastikan kesehatan tubuhnya. Vaksin sendiri bisa didapatkan di dokter hewan maupun mantri untuk menghindarkannya dari virus dan penyakit.

5. Kenali Masa Kawin

Marmut tidak selalu langsung kawin setelah bersama dalam satu kandang, sehingga keduanya memerlukan waktu. Biasanya waktu tunggu kawin akan mencapai 2 hingga 3 hari sampai kedua indukan mengenal satu sama lain.

Jangan memaksakan hewan ini untuk kawin meskipun sudah melewati 3 hari. Oleh karena itu, Anda harus sabar menunggu hingga marmut indukan melakukan perkawinan secara alami.

6. Pembersihan Kandang

Kebersihan kandang menjadi salah satu hal cukup penting dalam memelihara marmut yang akan dikembangbiakkan. Sebab bagaimanapun, kebersihan kandang akan berpengaruh pada kesehatan si induk.

7. Menjaga Kebersihan Tubuh

Selain kebersihan kandang, Anda juga harus membersihkan tubuh marmut secara teratur terutama bulu-bulunya. Hal ini untuk menjaga kebersihan, kesehatan, dan menghindari berbagai penyakit. Jangan lupa untuk menyisir bulunya adar terhindar dari kutu dan tidak kusut.

8. Masa Kehamilan

Saat marmut sudah melewati masa perkawinan dan telah dipastikan hamil, maka langkah selanjutnya adalah memperhatikan kehamilan si betina. Untuk menunggu kelahiran, Anda harus menunggu masa kehamilan sampai berumur sekitar 55 hari hingga 60 hari. Waktu kehamilan biasanya dipengaruhi oleh banyaknya anak yang dikandung, semakin banyak maka akan semakin lama.

Demikianlah beberapa cara mengawinkan marmut yang bisa dilakukan dengan baik dan benar. Selain memberikan nutrisi, Anda harus tetap menjaga berat badan ideal marmut betina. Sebab, marmut yang terlalu besar akan lebih sulit dikawinkan. Selamat mencoba!

Leave a Reply

Scroll to Top