Tips Menanam Seledri di Rumah dengan Mudah

Seledri merupakan salah satu bumbu dapur yang banyak digunakan. Tanaman ini memiliki nama latin Apium graveolens L. dan banyak dijumpai dibeberapa negara seperti Jepang, China, dan Korea. Di negara tersebut seledri bahkan menggunakan batang sebagai bahan makanan. Di Indonesia seledri digunakan untuk menyedapkan masakan seperti pada sup, bakso dan soto. Seledri memiliki bau yang khas, sehingga hal inilah yang banyak menarik perhatian.

Image via Merdeka.com

Selain itu, seledri kaya akan manfaat untuk tubuh seperti dapat memelihara sistem pencernaan, mencegah dehidrasi dan saluran kemih, mengontrol berat badan, dan juga bisa mengatasi kolesterol tinggi. Dalam tanaman ini terdapat juga Antioksidan yang dapat melindungi sel tubuh .

Seledri merupakan tanaman yang memiliki batang yang kecil, ukurannya tidak sampai 1 meter. Seledri banyak di taman di daerah dataran tinggi, akan tetapi juga tumbuh di daerah-daerah lain. Proses menanam seledri tidak sulit, untuk itu seledri bisa ditanam oleh siapa saja. Karena memiliki pohon yang kecil seledri bisa ditanam dihalaman rumah yang tidak menghabiskan tempat. Ada beberapa cara menanam seledri yaitu dari biji ataupun dari daun. Berikut ini ada beberapa tips untuk menanam seledri dari biji.

1. Penyemaian biji

Proses penyemaian biji merupakan tahap paling awal dalam menanam seledri. Sebelum menyemai pastikan biji seledri dalam keadaan yang sangat kering, jemur dahulu biji seledri sampai benar-benar kering. Selain itu, siapkan juga tempat penyemaian yang cukup untuk menyebar biji. Pastikan tanah yang digunakan gembur dan lembab agar biji dapat berposes, tetapi tanah tidak boleh terlalu berair.

simpan ditempat yang teduh tetapi memiliki cukup sinar matahari. Hindari terkena air hujan secara langsung. Proses penyemaian ini bisa menghabiskan waktu sekitar 2 minggu.  Ketika proses penyemaian jangan lupa untuk menyiram sedikit demi sedikit agar tanah tetap lembab.

2. Pemindahan  tempat tanam

Setelah dua minggu biji seledrei akan berubah menjadi tunas yang masih kecil. karena tempat yang sempit, tunas-tunas tersebut harus dipindahkan ketempat lain agar proses pertumbuhannya bisa berjalan. Tunas tersebut bisa dipindahkan kedalam polybag yang diisi dengan tanah, sekam, dan pupuk. Di bagian bawah isi polybag dengan sekam sampai seperempat. Sebelumnya campur tanah dan pupuk organik menjadi satu. Jika media tanam sudah siap pisahkan tunas seledri dengan hati-hati, gunakan pinset untuk memindahkan seledri.

3. Perawatan

Setelah pemindahan tempat hal selanjuutnya adalah perawatan. Seledri merupakan tanaman yang tidak memerlukan banyak air dalam pertumbuhannya. Untuk itu penyiraman cukup dilakukan selama 2-3 hari sekali. Tanaman ini juga bisa disimpan di halaman rumah. Jangan lupa untuk memberi pupuk pada tanaman seledri secara berkala agar kandungan nutrisi yang ada di dalam tanah cukup.

Tiga tips diatas bisa diterapkan untuk menanam seledri sendiri dirumah dengan mudah. Meski di tempat yang minim namun seledri masih bisa ditanam . saran penanaman menggunakan pot ataupun polibek, agar bisa menyesuaikan dengan lahan yang tersedia di rumah.

Leave a Reply

0
Scroll to Top