6 Cara Membuat Kandang Anak Ayam Baru Menetas

Bukan hal yang sulit jika Anda ingin belajar cara membuat kandang anak ayam baru menetas. Pada prinsipnya, kandang anak ayam ataupun kandang ayam dewasa tidak banyak berbeda.

Hanya saja Anda harus memperhatikan beberapa hal karena kandang tersebut nantinya akan diperuntukkan sebagai tempat beradaptasi seekor hewan yang baru saja lahir.

Anak ayam yang baru lahir harus diberikan perawatan ekstra supaya bisa tumbuh sehat dan kuat. Kualitas ayam saat dewasa banyak dipengaruhi oleh bagaimana cara perawatannya saat masih kecil termasuk bagaimana kondisi kandangnya.

Cara Membuat Kandang Anak Ayam Baru Menetas

Anak ayam yang baru saja menetas sebaiknya segera dipisahkan dari induknya dan diberikan kandang tersendiri. Banyak faktor yang menyebabkan mengapa hal ini harus dilakukan. Pertama adalah untuk meningkatkan produktivitas induk ayam supaya bisa segera bertelur lagi. Selanjutnya, supaya asupan makanan anak ayam lebih terjaga dan menghindari resiko kematian akibat induk yang tidak dapat memelihara anaknya.

Oleh sebab itu sebelum telur menetas, peternak harus mempersiapkan kandang terpisah. Begini cara membuat kandang anak ayam baru menetas yang mudah dan sederhana. Diantaranya adalah :

1. Pilih Bambu yang Sudah Tua

Bahan pembuatan kandang yang paling tepat dan nyaman adalah kayu bambu. Selain murah dan mudah ditemukan, bambu memiliki struktur cukup kuat dan kokoh.

Untuk membuat kandang anak ayam, gunakan bambu yang sudah tua. Hal ini bertujuan supaya kayu bambunya lebih kuat dan tidak mudah roboh. Kayu bambu tua akan lebih awet dan tahan lama dibandingkan dengan yang usianya masih muda.

2. Pakai Paku Baru

Jangan gunakan peralatan yang sudah bekas seperti paku bekas! Biasanya, paku bekas sudah mengalami korosi atau berkarat. Ketika digunakan untuk membuat kandang, paku dapat menyebabkan kualitas kandang menjadi jelek. Kandang akan mudah rusak dan tidak sekuat menggunakan paku baru.

3. Gunakan Ukuran yang Pas

Pastikan Anda mengukur dan menimbang dimensi atau ukuran kandang. Jangan sampai kandang terlalu besar atau terlalu sempit untuk bakal anak ayam. Biasanya, peternak ayam akan menggunakan kandang berukuran 60 x 60 cm karena mengantisipasi penempatan induk di kandang anak ayam untuk sementara.

4. Gunakan Alas yang Ringan

Dalam cara membuat kandang anak ayam baru menetas ini, Anda juga harus memperhatikan pemberian alas kandang. Gunakan bahan yang mudah dibersihkan karena kotoran ayam akan menempel di sana. Bahan yang paling ideal digunakan adalah kardus bekas. Bahan ini mudah kering dan juga mudah dibersihkan.

5. Sediakan Tempat Makan dan Minum

Saat membuat kandang, Anda juga harus sekalian memikirkan tempat atau wadah pakan dan minum ayam. Apakah menggunakan tempat permanen atau yang bisa dipindah-pindah. Pastikan tempat pakan dan minum ini mudah dijangkau baik oleh anak ayam atau Anda sendiri.

6. Tambahkan Lampu Pijar

Penggunaan lampu pijar adalah hal penting yang harus Anda perhatikan. Bukan hanya sebagai alat penerangan dan penghangat saja, lampu pijar juga bisa berpengaruh terhadap proses pertumbuhan ayam.

Anak ayam membutuhkan asupan cahaya supaya tubuhnya bisa menghasilkan hormon tertentu. Asupan cahaya ini tidak hanya dibutuhkan di siang hari, namun juga di malam hari. Jadi, pastikan kandang anak ayam Anda sudah siap dan lengkap beserta lampu pijarnya ya!

Mengetahui anak ayam Anda sudah menetas memang terasa menyenangkan sekali. Jumlah ayam peliharaan Anda akan semakin banyak dan bertambah. Namun, sebelum anak ayam tersebut menetas, Anda seharusnya sudah mempersiapkan kandang. Jika ingin langkah yang mudah, lakukan cara membuat kandang anak ayam baru menetas di atas. Dijamin, kandang Anda akan menjadi kandang yang sangat nyaman.

Leave a Reply

0
Scroll to Top