Wajib Kalian Ketahui! Inilah Fakta Unik Trenggiling Mamalia Bersisik Keras

Trenggiling merupakan mamalia berkulit bersisik sangat keras yang memiliki nama latin Pholidota. Pada akhir-akhir ini banyak media yang mengatakan bahwa hewan langka satu ini adalah salah satu cikal bakal penyebaran virus corona. Trenggiling dan kelelawar sedang berada dalam satu fase karena diduga sebagai salah satu penyebab penyebaran virus korona dengan maraknya perdagangan ilegal disekitar Asia.

Hasil gambar untuk Trenggiling hd
image via wallpaperbetter.com

Trenggiling mamalia pemakan serangga makanan utamanya semut. Dagingnya memiliki rasa yang sangat lezat. Serta sisik kulitnya yang bermanfaat sebagai obat tradisional yang dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Maka dari itu mamalia satu ini menjadi salah satu hewan yang dilindungi oleh hukum internasional. Karena banyaknya perdagangan internasional secara ilegal.

Meski trenggiling salah satu hewan penyebab adanya virus corona namun mereka hewan yang tidak rentan terkena infeksi jamur jenis apapun. Jenis trenggiling yang banyak ditemukan di Indonesia jenis Manis Javanica. Salah satu jenis yang dilindungi karena marak banyak eksplotasi secara besar-besaran dan banyak perdagangan bebas secara ilegal sejak tahun 2000an.

Hasil gambar untuk Trenggiling hd
image via mongabay.com
Dimana ada kejadian pada tahun 2012 petugas balai karantina Cilegon, Banten menemukan truck box berpendingin yang ditinggalkan oleh sang pemilik di pelabuhan Merak, Banten. Di dalam box tersebut berisikan daging trenggiling sekitar 4.1 ton dan berikut sisiknya seberat 31 kg dalam keadaan beku. Selain itu menteri kehutanan pun memusnahkan sekitar 12.7 ton pada saat itu.

Maka dari itu mamalia satu ini dibuatkan undang-undang tentang hewan terancam punah yang disebabkan adanya perdagangan bebas secara besar-besaran. Undang-undang itu diatur berdasarkan UU No. 5/1990 serta PP No. 7/1999.

Trenggiling di alam liar banyak di temukan di kawasan hutan tropis yang mempunyai tingkat kelembapan yang sedang. Aktif pada malam hari tergolong hewan nokturnal. Pada siang hari mereka banyak menghabiskan waktunya hanya dengan tidur beristirahat. Mereka biasa memangsa serangga seperti semut, belalang, dan jangkrik.

Jenis jantan mempunyai pergerakan yang lebih aktif dibanding betina. Karena pada saat kawin jantan memerlukan otot yang kuat untuk menaiki betina. Mamalia satu ini bergerak beraktivitas meliputi berjalan, memanjat pohon, dan berdiri. Jantan memiliki tingkat birahi yang sangat tinggi, maka dari itu dimana betina sering memanjat pohon dan bersembunyi diatas. Bertujuan untuk menghindari sang jantan yang ingin berreproduksi namun betina sedang dalam kondisi mengandung.

Hasil gambar untuk Trenggiling hd
image via wjtoday.com

Trenggiling betina akan menggendong anaknya yang masih kecil di punggungnya selama anaknya masih kecil belum bisa berjalan. Sisik trenggiling mempunyai harga yang sangat mahal di pasaran dunia karena terkenal akan khasiatnya menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Menurut suatu informasi sisik perkilonya dijual dengan harga sekitar 98 juta rupiah di luar negeri. Dengan harga yang sangat fantastis maka dari itu marak sekali penjualan trenggiling secara bebas dan besar-besaran. Sisiknya diluar negeri dimanfaatkan sebagai campuran bahan obat terlarang, obat kuat, bahan baku dasar kosmetik yang dipercaya tidak memiliki efek samping sama sekali.

Nah itulah ulasan seputar mamalia yang terancam punah trenggiling, semoga dengan artikel ini bisa menambah pengetahuan teman-teman semua khususnya tentang trenggiling. Saya ucapkan terima kasih karena telah bersedia meluangkan waktunya untuk membaca artikel ini. Jangan pernah bosan membaca yah! semoga bermanfaat.

(Giovani/dari berbagai sumber)

Leave a Reply

0
Scroll to Top