Tips Tabulampot Belimbing Bangkok agar Cepat Berbuah. Yuk Coba!

Salah satu buah yang bisa ditanam di area terbatas atau di dalam pot adalah belimbing. Tanam buah dalam pot atau tabulampot belimbing sudah banyak dilakukan dan mampu memberikan hasil yang tak kalah memuaskan dibanding tanam di lahan luas. Apalagi jenis belimbing bangkok yang buahnya lebih besar dan menyegarkan, tabulampot akan menjadi aktivitas yang menyenangkan. Ingin mencoba budidaya belimbing dalam pot, mari simak info berikut ini.

Tabulampot Belimbing Bangkok yang Tepat

Belimbing bangkok adalah salah satu varietas belimbing yang memiliki ukuran buah sangat besar. Buahnya bisa mencapai panjang 15 – 20 cm dengan diameter sekitar 10 cm. Buah bangkok yang sudah masak berwarna kuning kemerahan. Rasanya sangat manis dan juicy.

Bagi Anda yang tak punya lahan untuk menanam belimbing, Anda bisa melakukannya di dalam pot. Cara ini tidak akan mengurangi kualitas buah belimbing. Anda bahkan bisa menghemat ruang dan mendapatkan hasil yang memuaskan.

Berikut ini cara tabulampot belimbing yang benar supaya bisa berbuah optimal, yaitu :

1. Pemilihan Bibit Unggul

Tanaman yang baik dihasilkan dari bibit unggul yang diproses dengan cara yang baik pula. Anda harus berhati-hati dalam memilih bibit supaya penanaman dalam pot bisa maksimal. Ini adalah cara memilih bibit belimbing yang bagus dan unggul, yaitu :

  • Bibit hasil okulasi atau penyambungan dari petani yang terpercaya
  • Batang mulus, tidak ada bercak bekas cendawan dan hanya ada satu lengkungan bekas tempelan mata.
  • Bibit nampak subur, berdaun lebat dan tidak berlubang serta terlihat segar
  • Usia bibit yang baik adalah sekitar 6 – 7 bulan dengan tinggi 60 – 70 cm dan diameter batang berkisar 1 – 1,5 cm.

2. Penanaman dalam Pot

Proses penanaman bibit belimbing dalam pot sebaiknya dilakukan pada sore hari saat matahari sudah tidak terlalu terik lagi. Berikut ini caranya :

  • Siapkan pot berdiameter 40 – 60 cm yang sudah diberi lubang di bagian bawahnya.
  • Masukkan pecahan batu bata pada dasar pot
  • Masukkan media tanam yang terbuat dari campuran tanah, pupuk kandang dan sekam dengan perbandingan 1:1:1
  • Tanam bibit belimbing dengan media tanam polibagnya sekaligus
  • Siram dengan sedikit air dan letakkan di area terbuka dengan banyak sinar matahari.

3. Pemeliharaan Tanaman

Cara tabulampot belimbing selanjutnya adalah cara pemeliharaannya. Belimbing tergolong tanaman yang selalu membutuhkan air namun tidak tergenang. Karena itu, dibutuhkan lubang di dasar pot supaya air berlebih bisa meresap.

Anda harus menyiramnya setiap hari dengan jumlah air secukupnya. Setelah itu, Anda juga harus memangkas beberapa daun agar tidak terlalu lebat dan bisa merangsang produksi buah.

Saat belimbing mulai berbuah, Anda harus segera membungkusnya dengan plastik supaya tidak disuntik oleh lalat buah. Lapisi plastik pembungkus dengan koran bekas sebagai tempat penyerapan uap air berlebih.

4. Pemupukan Tanaman

Untuk menyuburkan tanaman, Anda harus memberikan pupuk. Pemberian pupuk dapat dilakukan pada usia 1 bulan yaitu dengan 20 gram campuran UREA dan TSP. Setiap 1 bulan sekali, tambahkan 1 gram ZA yang dicampur dengan 1 liter air.

5. Pemanenan

Tanaman belimbing akan berbuah pada usia 1 – 2 tahun. Tanaman ini akan berbuah sepanjang tahun dengan masa 3 sampai 4 kali panen besar. Proses pemanenan belimbing sebaiknya dilakukan pagi atau sore hari untuk menjaga kualitas buahnya.

Itulah 5 dasar tabulampot belimbing yang harus Anda ketahui dengan benar. Pastikan Anda mengikuti petunjuk di atas supaya hasil buah belimbing bisa maksimal. Cukup mudah bukan? Selamat mencoba.

Leave a Reply

0
Scroll to Top