Mudah Ditanam! Inilah 5 Jenis Tanaman Apotik Hidup Untuk Halaman Rumahmu

Tanaman apotik hidup ialah bahan dasar dari obat herbal yang masih dalam bentuk tanaman. Jenis dari tanaman obat ini sangatalah beragam. Biasanya tanaman obat dari apotik hidup ini dapat ditanam dengan mudah dipekarangan rumah. Hal ini tentu memudahkan dalam memperoleh bahan tanpa harus mencari atau membeli ke tempat lain.

Apa itu Apotik Hidup?

tanaman apotek hidup
sumber: fimela.com

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) apotik hidup adalah tanah yang digunakan untuk menanam tanaman obat untuk keperluan sehari-hari. Dengan kata lain dikenal dengan tanaman obat untuk keluarga (TOGA).

Tanaman obat yang ditanam ini merupakan bahan dasar untuk obat-obatan tradisional atau obat herbal. Harapannya ialah khasiat yang dihasilkan dari tanaman obat dapat bermanfaat untuk kehidupan keluarga sehari-hari.

Biasanya tanaman obat keluarga ini ditanam di pekarangan atau halaman rumah. Jenis dari tanaman obat ini pun sangatlah beragam.

Berikut telah dirangkum dari berbagai sumber terkait jenis dari tanaman yang termasuk apotik hidup.

Jenis Tanaman Apotik Hidup

1. Kunyit (Curcuma longa Linn. syn. Curcuma domestica Val.)

sumber: flickr.com

Kunyit atau kunir merupakan tanaman rempah dan obat-obatan yang asli berasal dari Asia Tenggara. Kunyit biasa dimanfaatkan sebagai bumbu dapur, jamu, juga sebagai bahan untuk mempercantik diri.

Khasiat dan kegunaan lain dari kunyit diantaranya:

  • air perasan rimpang, untuk mengobati radang usus buntu dan radang rahim.
  • campuran air perasan rimpang dan garam, untuk mengobati sembelit.

2. Sereh Dapur (Cymbopogon citratus)

sumber: flickr.com

Sereh atau serai merupakan tumbuhan yang termasuk dalam anggota rumput (poaceae). Serai biasanya digunakan sebagai bumbu dapur agar hasil masakan menjadi harum.

Khasiat dan kegunaan lain dari serai diantaranya:

  • Mengobati nyeri lambung
  • Merupakan bahan baku minyak atsiri
  • Kandungan sitronelanya dapat mencegah dan mengusir nyamuk

3. Salam (Syzygium polyanthum)

sumber: flickr.com

Daun salam dari pohon salam termasuk tanaman rempah yang digunakan untuk mengharumkan masakan. Pohon salam memiliki ukuran sedang dengan mencapai tinggi tanaman 30 m. Memiliki warna kulit batang berwarna cokelat abu-abu, dengan tekstur bersisik.

Meski termasuk tinggi untuk tanaman yang ditanam dihalaman rumah, pohon salam dapat dipangkas secara rutin agar pohon tetap pendek berbentuk perdu untuk dimanfaatkan daunnya.

Khasiat lain dari dun salam ialah dapat mengobati diare, kencing manis, sakit maag, penurunan darah tinggi serta mabuk akibat alkohol.

4. Jahe (Zingiber officinale)

sumber: pinterest.com

Jahe yang masuk ke dalam tanaman rimpang suku Zingiberaceae (temu-temuan). Tanaman jahe ini hanya dapat tumbuh dan bertahan hidup pada daerah tropis atau yang dilewati garis khatulistiwa. Jenis dari tanaman jahe cukup beragam, mulai dari daging akar yang berwarna kuning hingga jahe dengan warna kemerahan.

Jenis olahan yang dapat dihasilkan dari tanaman jahe berupa jahe kering, awetan jahe, jahe bubuk, oleoresin jahe juga minyak jahe.

Selain itu, salah satu manfaat dan khasiat dari jahe dapat mengobati luka-luka berbau busuk dengan cara mengompres luka dengan parutan jahe yang dicampur garam.

5. Kencur atau Kaempferia galanga

sumber: flickr.com

Kencur merupakan tanaman dengan akar batang yang ada di dalam tanah yang termasuk suku temu-temuan (Zingiberaceae). Rimpang dari tanaman kencur biasanya digunakan sebagai rempah-rempah dan bahan dasar ramuan obat. Tanaman kencur ini memiliki kandungan minyak atsiri dan alkaloid.

Khasiat dari tanaman kencur dapat mredakan batuk dengan mengunyah rimpang dari tanaman kencur yang dicampur dengan garam. Selain itu, campuran kencur, kapulogo, bawang merah, beras ditumbuk kemudian disaring dan diambil airnya dapat membantu meredakan radang lambung.

Leave a Reply

0
Scroll to Top