Mengenal Kambing Achondroplastik, Kambing Kerdil dari Afrika Selatan

Kambing Achondroplastik adalah salah satu jenis kambing kerdil yang ada di dunia. Kambing ini memiliki ukuran tubuh yang pendek dan kecil. Hewan ini hidup di daerah hutan dan savana di wilayah Afrika Barat dan Afrika Tengah. Kambing kecil ini biasanya dipelihara sebagai hewan hias atau peliharaan. Namun tidak sedikit pula yang memanfaatkan dagingnya.

Karakteristik Kambing Achondroplastik

Keberadaan kambing Achondroplastik bukan dianggap sebagai kesalahan genetika atau cacat seperti yang kemungkinan dialami oleh spesies lain. Kondisi kerdil atau kecil pada kambing ini merupakan keunikan dan kekhususan tersendiri.

Achondroplastik memang memiliki tubuh yang kecil dan mungil. Tinggi tubuhnya hanya sekitar 50 cm dan jarang yang tumbuh lebih dari itu. Bobot kambing dewasa hanya berkisar antara 20 kg saja baik jantan ataupun betinanya.

Kambing ini memiliki ukuran kaki yang cukup pendek namun mereka mempunyai bulu yang agak tebal. Achondroplastik berbulu sedang karena hidup di daerah berhawa lembab khususnya di daerah tropis. Ini adalah proses pertahanan diri mereka untuk menyesuaikan dengan kondisi alam dan lingkungan setempat.

Kambing kerdil yang satu ini memiliki masa kawin sepanjang tahun. Mereka tidak secara khusus melakukan reproduksi di musim-musim tertentu. Artinya, perkawinan bisa saja terjadi sepanjang tahun.

Achondroplastik memiliki kemampuan melahirkan dengan baik. Mereka bisa menghasilkan anak kembar sebanyak 2 atau 3 anak per kelahiran. Sayangnya, hewan ternak ini mempunyai laju pertumbuhan yang sangat lambat.

Yang cukup menarik dari kambing jenis ini adalah dagingnya yang sangat enak. Mereka menghasilkan daging dengan kualitas yang baik. Inilah sebabnya mengapa peternak masih membudidayakan Achondroplastik meskipun memiliki beberapa kekurangan.

Cara Merawat Kambing Achondroplastik

Kambing Achondroplastik memang merupakan jenis kambing yang unik karena bentuknya yang kerdil atau kecil. Seperti halnya kambing kerdil lainnya yaitu kambing pygmy, Achondroplastik juga membutuhkan perawatan jika ingin ditumbuhkan dengan baik.

Berikut ini adalah cara merawat kambing kerdil Achondroplastik yang tepat. Diantaranya adalah :

1. Mempersiapkan Kandang yang Baik dan Bersih

Pada dasarnya, Achondroplastik merupakan hewan yang tidak sulit untuk dipelihara. Mereka cukup kuat dan mudah beradaptasi. Namun, supaya hewan ini tumbuh dengan maksimal, mereka membutuhkan tempat berlindung atau naungan yang memadai.
Oleh sebab itu, peternak harus mempersiapkan kandang yang cukup kondusif. Kandang yang baik dan selalu bersih. Berikanlah pagar di sekitar kandang dengan ukuran tinggi 4 kaki dari tanah.

2. Sediakan Pakan Berkualitas dan Air Bersih

Kambing jenis kerdil membutuhkan pakan yang berkualitas supaya bisa tumbuh dengan baik. Mereka juga memerlukan air bersih dan segar secara konstan. Selalu siapkan pakan dan air agar perkembangannya maksimal.

3. Pelihara Minimal Sepasang Kambing

Bagi Anda yang ingin memelihara jenis kambing kerdil Achondroplastik, disarankan untuk memelihara sepasang kambing sebagai teman dari sesama jenis. Dengan memiliki teman, hewan ini akan hidup lebih baik.

Mereka memiliki perasaan bahagia dan senang jika hidup dalam kelompoknya dibandingkan hidup sendiri atau dalam kelompok kambing lain. Dengan demikian, mereka akan hidup lebih lama.

Kambing kerdil Achondroplastik memiliki usia yang cukup panjang. Mereka dapat hidup sampai 15 hingga 20 tahun dalam perawatan yang baik dan benar.

4. Vaksinasi secara Teratur

Salah satu cara menjaga kesehatan jenis Achondroplastik adalah selalu diberikan vaksin secara rutin. Hal ini akan melindungi mereka dari serangan penyakit dan bakteri patogen.

Itulah sedikit informasi mengenai kambing Achondroplastik yang perlu Anda ketahui. Kambing yang satu ini selain dapat dimanfaatkan sebagai kambing peliharaan, mereka juga bisa diambil dagingnya.

Leave a Reply

0
Scroll to Top