Mengenal 12 Jenis Burung Hantu yang Hidup di Alam Indonesia

Menjadi salah satu negara dengan keragaman fauna yang tinggi, tidak heran jika di Indonesia akan Anda temui beragam jenis burung hantu. Burung hantu hidup di dataran rendah dan tinggi seperti di negara kita.

Burung yang satu ini sering ditemui berkeliaran dengan bebas di alam liar sekitar kita. Di samping itu, burung hantu memang jarang dijadikan peliharaan karena mitos yang menyertainya. Namun jika Anda perhatikan dengan seksama, burung hantu memiliki fitur wajah yang imut dan menggemaskan. Tidak seperti namanya yang sedikit menyeramkan.

Jenis Burung Hantu yang Menarik Dipelajari

Indonesia memiliki spesies burung hantu yang cukup banyak. Dari 240-an spesies yang ada di dunia, 54 spesies hidup di Indonesia. Beberapa diantaranya bahkan merupakan burung hantu endemik negara ini.

Berikut ini akan kita bahas beberapa jenis burung hantu yang ada di Indonesia.

1. Serak Bukit

Burung hantu yang disebut-sebut mirip ular sendok ini memiliki ciri tubuh bagian atas berwarna coklat kemerahan dengan bintik hitam putih. Serak bukit merupakan burung malam yang pemalu dan senang menghabiskan sore harinya dengan duduk-duduk. Burung ini memakan burung kecil, kadal, ular dan katak.

2. Serak Jawa

Burung hantu serak jawa berukuran besar dengan bulu berwarna kuning tua kecoklatan. Wajahnya berwarna putih dengan bintik hitam. Serak jawa dewasa bisa berukuran 34 cm sehingga dikategorikan sebagai burung besar. Burung ini sangat suku bertengger di tajuk pohon atau perdu.

3. Celepuk Gunung

Bagi Anda yang berminat untuk memeliharanya, jenis burung hantu celepuk gunung adalah tipe yang sempurna. Burung yang hanya bisa ditemukan di Indonesia ini memiliki tubuh berwarna merah bata kecoklatan. Pinggiran matanya berwarna kuning dengan paruh krem.

4. Celepuk Merah

celepuk-merah-star-farm

Celepuk merah memiliki ukuran tubuh yang kecil dengan warna tubuh merah kecoklatan. Burung ini hidup di daerah dataran rendah yang banyak pepohonan, perbukitan, serta hutan primer dan sekunder.

5. Celepuk Rajah

Burung hantu yang satu ini memiliki ciri unik yaitu bulu menjulang di sisi kepala dan nampak seperti telinga. Tubuhnya berukuran kecil yaitu sekitar 23 cm dengan sayap pendek dan bulat.

6. Celepuk Reban

Warna bulu burung hantu ini adalah keabu-abuan atau kecoklatan dengan bintik hitam dan kuning tua. Burung ini bisa dengan mudah ditemukan bertengger di pepohonan jalanan kota besar.

7. Beluk Ketupa

Beluk Ketupa dewasa memiliki ukuran tubuh sepanjang 40 – 45 cm. Mereka hidup di daerah sekitar sumber air dan hutan bakau. Makanan burung hantu ini adalah katak, ikan, reptil, serangga dan mamalia kecil.

8. Beluk Watu Jawa

Burung hantu ini juga termasuk salah satu spesies endemik Indonesia. Corak bulunya menarik yaitu merah bata dengan garis-garis. Burung ini bisa dikatakan sebagai burung yang kecil karena ukuran dewasanya hanya 24 cm.

9. Punggok Cokelat

Keunikan burung hantu ini adalah suara merdu dan siulan tinggi. Tubuhnya didominasi warna coklat tua dengan coret kemerahan. Secara sekilas, burung ini nampak seperti burung elang.

10. Seloputo

Seloputo termasuk burung hantu berukuran besar karena bisa tumbuh hingga 47 cm. Tubuhnya berwarna coklat merah bata dengan bintik putih dan pinggiran hitam. Habitatnya adalah daerah pinggiran kota yang masih penuh dengan pepohonan.

11. Kukuk Beluk

Kukuk beluk juga merupakan burung hantu besar dengan warna tubuh didominasi kuning tua dengan garis-garis dan warna coklat di dada.

12. Beluk Telinga Pendek

Burung hantu yang satu ini berukuran medium yaitu sekitar 37 cm. Warna khasnya adalah coklat kekuningan. Piringan wajahnya sangat mencolok dengan warna mata kuning menyala.

Itulah 12 jenis burung hantu yang ada di Indonesia. Burung bermata bolak ini adalah hewan nocturnal yaitu yang hidup dan mencari makan di malam hari. Mereka berburu dan memangsa tikus dengan kemampuan matanya yang tajam. Bagaimana, berminat untuk memelihara burung hantu?

Leave a Reply

0
Scroll to Top