Yuk, Ketahui Hewan Istimewa Dalam Islam

Tahukah Anda apa sajakah hewan istimewa dalam islam? Di dalam Al-Quran banyak sekali hewan-hewan yang disebut di ayat-ayatnya. Bahkan dijadikan sebagai surah di kitab umat Islam. Pada isi kitab tersebut beberapa menjelaskan tentang kisah-kisah dunia fauna. Mulai dari cerita binatang pada masa nabi-nabi dan perilaku binatang yang bisa dipetik hikmahnya untuk kehidupan manusia. Terlebih-lebih bagaimana Tuhan mengajari manusia dalam merawat salah satu makhluk hidup itu.

Jenis Hewan Istimewa dalam Islam

Berikut merupakan hewan istimewa dalam Islam. Diantaranya:

1. Sapi

Al-Baqarah nama sapi dalam Bahasa Arab. Di kitab Al-Quran nama itu menjadi surah dalam juz 1-3. Penjelasan di dalamnya menceritakan kisah Nabi Ibrahim, Musa, dan Yusuf.

Pada masa Nabi Ibrahim hewan ini disajikan untuk malaikat yang datang. Begitu juga dalam Nabi Musa membuktikan pembunuh salah satu Bani Israil. Sementara binatang ini juga ditafsiri Nabi Yusuf ketika ada pemimpin Mesir mimpi tentang itu.

2. Kucing

Kucing termasuk hewan istimewa dalam Islam. Nabi Muhammad sangat menyukai serta menyayangi hewan berkumis ini. Tandanya ketika jenis fauna ini meminum air dalam sebuah wadah yang akan dipakai Rasulullah berwudlu.

Beliau tetap menunggunya sampai selesai, selanjutnya barulah mulai melakukan wudlu. Dari sepenggal cerita itu kucing dikatakan tidak najis.

3. Anjing

Syariat Islam memang mengharamkan anjing untuk dipelihara. Namun hewan ini rupanya disebut dalam ayat-ayat suci Al-Quran. Pada surat Al-kahfi ayat 9-26, anjing bernama qitmir telah menjaga para ashabul kahfi untuk tidur di sebuah gua.

Para pemuda itu menghindar dari kekejaman rajanya yang menginginkan untuk menyembah berhala. Mereka tidur selama ratusan tahun. Sebenarnya hewan ini boleh dipelihara untuk menjaga rumah dan kebun dari orang-orang jahat. Selain itu untuk menemani polisi dalam bertugas. Kecerdasan dan ketajaman itulah yang memperbolehkan hewan ini membantu manusia.

4. Lebah

Hewan istimewa dalam Islam ini juga dijadikan surah dalam Al-Quran yaitu An-Nahl. Lebah memang memiliki kelebihan untuk menghasilkan madu.

Madu berguna bagi kesehatan manusia yang mengandung antibiotik alami, vitamin B1 dan B2, serta antioksidan. Selain itu lebah juga tidak mengganggu makhluk hidup lainnya. Kecuali jika ada yang mengganggu terlebih dahulu. Karakternya sangat disiplin, mengerti pembagian kerja yang baik, serta menyingkirkan sesuatu jika tidak berguna.

5. Unta

Sejumlah masyarakat tentunya tahu bahwa unta itu hewan istimewa dalam Islam. Habitatnya yang berada di padang pasir ini digunakan sebagai sarana bepergian.

Selain untuk bepergian, orang-orang Arab memang terbiasa menggunakan hewan ini di objek wisata. Binatang berpunuk ini disewa wisatawan untuk dikendarai. Menariknya unta sudah merantau di Indonesia juga. Contohnya di kebun binatang Surabaya.

Kelebihan hewan coklat ini dapat bertahan tidak makan dan minum selama kurang lebih satu minggu. Mengapa begitu? Sebab punuknya berupa lemak ini berbobot 40 kg mampu menyimpan makanan dan minuman. Bahkan si hewan padang pasir ini sebelumnya akan minum air sebanyak 50-100 liter. Hebatnya lagi, dari pertahanan tersebut masih bisa hidup di udara yang sangat panas. Kira-kira 50 derajat celcius.

6. Kuda

Dilihat dari postur tubuh kuda yang sangat proposional, wajar saja jika menemani manusia untuk perang. Lekuk tubuhnya yang bagus dan nyaman saat dikendarai. Larinya jangan ditanya lagi, sangat kencang. Saat ini kuda ya sebagai moda transportasi dan ajang balap (karapan). Manfaat hewan mamalia ini untuk penunggangnya ialah punggung si pengendara menjadi sehat.

7. Semut

Dalam surah An-Naml, semut itu hewan pemberani dan saling melindungi kaumnya. Diceritakan ketika Nabi Sulaiman dan bala tentaranya sedang melewati perjalanan, semut pengintai memperingatkan kaumnya untuk kembali ke sarangnya. Selain itu semut dalam sebuah penelitian termasuk hewan yang jiwa sosialnya tinggi. Selalu bekerja sama dalam hal apapun.

8. Laba-laba

Hal yang dapat dipetik dari cerita laba-laba dalam Al-Quran adalah rumah binatang ini tidak selalu aman. Diceritakan jika ada hewan lain yang hinggap disarang laba-laba langsung dibunuh olehnya. Terlebih setelah si jantan berhubungan dengan si betina. Si betina akan membunuhnya. Parahnya ketika si telur-telur saling berdesakan, mereka bisa menghancurkan satu sama lain.

Tujuannya tentu saja untuk bertahan hidup. Itu perumpamaan jika manusia berlindung selain pada Allah. Mereka pasti akan menemukan situasi tidak aman jika masuk (berlindung) dalam sarang laba-laba.

Itulah hewan istimewa dalam Islam. Tuhan memberikan ilmu tentang budi pekerti kepada manusia melalui binatang. Selain itu binatang-binatang itu juga memiliki kegunaan bagi kehidupan manusia.

Leave a Reply

0
Scroll to Top