Inilah Gejala Mastitis Pada Kambing Yang Penting Diketahui!

Yuk ketahui gejala mastitis pada kambing berikut ini.

Mastitis merupakan salah satu jenis penyakit yang bisa terjadi pada hewan ruminansia, termasuk kambing. Ini merupakan jenis penyakit radang pada bagian kelenjar susu dan jaringan pada hewan kambing. Untuk gejala mastitis pada kambing cukup mudah untuk diketahui. Peternak kambing harus mengetahui beberapa gejala penyakit tersebut karena seringkali terjadi pada hewan kambing.

Faktor yang menentukan seekor kambing akan mengalami mastitis atau tidak biasanya terjadi karena patogen, inang, maupun faktor lingkungan. Jika lingkungan tempat tinggal kambing kotor, maka ia akan mudah terjangkit penyakit. Jika Anda mengetahui gejalanya lebih awal, maka penanganan yang dilakukan akan menjadi lebih cepat.

Penyebab Mastitis Pada Kambing

Sebelum mempelajari bagaimana gejala mastitis , Anda harus mengetahui penyebabnya. Mastitis bisa terjadi pada peternakan kecil maupun peternakan besar. Penyakit ini seringkali disebut dengan penyakit radang susu.

Salah satu penyebab terjadinya mastitis pada hewan ini adalah karena terserang bakteri yang bernama streptococcus agalactiae. Jika kambing terinfeksi bakteri ini, maka bentuk susu akan menjadi tidak normal.

Penyebab lain bisa dikarenakan radang atau infeksi ketika induk kambing sedang menyusui anak-anaknya pasca melahirkan. Penyakit ini berlangsung mulai dari ringan, sedang, hingga penyakit kronis. Jika infeksi yang terjadi sudah sangat akut, maka kambing bisa mengalami kematian.

Gejala Mastitis Pada Kambing

Lalu, bagaimana gejala mastitis pada kambing dan penanganannya? Jika Anda sudah mengetahui gejala mastitis, mungkin Anda bisa menentukan tingkat keparahan penyakit yang dialami oleh ternak kambing Anda. Jadi, Anda bisa menentukan penanganannya dengan setepat mungkin.

1. Kemerahan

Gejala mastitis yang pertama adalah kemerahan.

2. Kambing mengeluarkan air liur berlebihan

Pertanda dan gejala mastitis pada kambing berikutnya adalah kambing mengeluarkan air liur yang berlebihan. Air liur akan muncul dari mulut kambing seperti menandakan bahwa ambing tersebut merasa lapar. Air liur yang keluar sebagai pertanda mastitis memiliki bau yang sangat tajam.

3. Kambing sulit mengunyah

Pertanda selanjutnya adalah kambing akan merasa kesulitan dalam mengunyah. Ini akan membuatnya makan menjadi lebih sedikit dibandingkan biasanya. Kambing akan bergerak sangat sensitif ketika moncongnya menyentuh makanan.

4. Penurunan konsentrasi kasein dan protein pada susu kambing

Tanda mastitis pada kambing selanjutnya adalah adanya penurunan terhadap konsentrasi protein dan kasein pada susu yang dihasilkan oleh kambing.Konsentrasi lemak juga akan mengalami penurunan sintesis lemak lebih lambat dibandingkan dengan penurunan sekresi susu.

5. Kurangnya nafsu makan

Ciri mastitis pada kambing selanjutnya adalah nafsu makan kambing menjadi berkurang. Jika nafsu makan kambing menjadi berkurang, maka kambing akan mengalami penurunan berat badan. Akhirnya, kambing akan menjadi kurus.

6. Jumlah sel dalam air susu meningkat

Pertanda dan gejala mastitis pada kambing selanjutnya adalah meningkatnya jumlah sel dalam air susu kambing.

7. Bengkak

Kelenjar susu pada kambing yang mengalami mastitis akan menjadi bengkak. Jika sudah kronis atau akut, maka pemeriksaan lebih lanjut harus segera dilakukan.

8. Tanda dehidrasi dan diare

Ketika kambing menunjukkan tanda-tanda dehidrasi dan diare, bisa saja kambing tersebut ternyata mengalami mastitis. Peternak harus tanggap dan memeriksa kondisi fisik kambing.

Mastitis ringan bisa diobati dengan tingkat kekebalan kambing itu sendiri. Pengobatan bisa dilakukan dengan menggunakan NSAID untuk jenis mastitis akut. Untuk melakukan pencegahan, kelolalah kandang kambing dengan bersih. Jangan lupa, identifikasi segera kambing yang mengalami mastitis dan segera dipotong. Waspadai gejala mastitis pada kambing di atas agar tidak sampai terjadi pada peternakan Anda.

Leave a Reply

0
Scroll to Top