4 Langkah Budidaya Jeruk Sambal untuk Pemula

Jeruk sambal sering kali disebut dengan limau di mana jeruk jenis ini biasa digunakan sebagai bumbu karena aromanya yang wangi. Anda sering menemui jeruk ini sebagai penyegar di hidangan soto, sambal, siomay, hingga ikan.

budidaya-jeruk-sambal-Star-Farm

Buah jeruk yang satu ini biasanya berukuran kecil dengan kulit tebal berwarna hijau dan harum yang menyengat dengan rasa yang relatif asam segar. Jika Anda ingin mencoba menanam jeruk jenis ini, maka berikut adalah beberapa langkah dalam budidaya jeruk sambal yang perlu Anda ketahui.

4 Langkah Budidaya Jeruk Sambal

Ada beberapa langkah yang harus Anda lakukan saat mantap untuk budidaya jeruk sambal, antara lain:

1. Pemilihan Bibit

Sebagai pemula, Anda bisa memilih jalan pintas dalam pembibitan, yaitu dengan cara membeli bibit di toko tanaman. Pilihlah bibi yang sehat dan memiliki ciri: berbayang halus, akar serabut banyak, berdiameter 2-3 cm, dan akar tunggang berukuran rendah.

2. Pemilihan Lokasi

Pilih lokasi yang bersih dari rumput dan mendapatkan sinar matahari yang cukup.

3. Penanaman

Buatlah lubang tanam sekitar 50 cm × 50 cm × 50 cm dan biarkan terkena sinar matahari kurang lebih 2-3 hari untuk membunuh bakteri dalam tanah. Jika sudah, kemudian tanam bibit jeruk dan tutup lubang dengan campuran tanah, sekam, dan pupuk kompos.

4. Perawatan

Jeruk sambal biasanya membutuhkan penyangga, sehingga dibutuhkan sejenis bambu atau ajir di sebelahnya untuk menopang bibit. Selain membutuhkan penopang, tanaman jeruk juga membutuhkan nutrisi yang cukup sehingga Anda setidaknya harus melakukan pemupukan setiap 1 bulan sekali dan lakukan pula penyiangan gulma.

Lalu, Anda juga harus rutin melakukan penyiraman, sekiranya 2 kali sehari. Pangkas secara berkala cabang-cabang yang kering. Anda bisa mengaplikasikan hormon perangsang buah agar tanaman cepat berbuah dan memproduksi buah yang lebat. Pengaplikasian hormon ini bisa Anda lakukan setiap bulan sekali.

Demikianlah beberapa langkah dalam budidaya jeruk sambal yang bisa Anda aplikasikan sendiri di rumah. Anda bisa memanen jeruk ketika buah sudah mulai nampak, jangan lupa untuk selalu mengontrol pertumbuhan pohon jeruk Anda jangan sama termakan hama dan gulma yang membuat gagal berbuah. Selamat mencoba!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Customer Service - Online
Scroll to Top